Menu

2.026 Pendaftar Masuk Unima, Unsrat Hanya 1.429

  Dibaca : 638 kali
2.026 Pendaftar Masuk Unima, Unsrat Hanya 1.429
ilustrasi

MANADO – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) telah mengumumkan ada 101.906 calon mahasiswa lulus proses Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari 517.166 siswa yang mengikuti SNMPTN. Nah, untuk dua universitas negeri di Sulawesi Utara (Sulut), terdapat 3.455 calon mahasiswa lulus seleksi. Di Universitas Negeri Manado (Unima) sebanyak 2.026 calon mahasiswa dan untuk Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) 1.429 pendaftar lulus SNMPTN 2017.

“Lulus seleksi pada 78 PTN (perguruan tinggi nasional) se-Indonesia,” kata Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Intan Ahmad di gedung Kemenristek Dikti, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (26/4).

Selama proses SNMPTN, Intan menerangkan, calon mahasiswa tak dibebani biaya administrasi. Hal ini bertujuan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para calon mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi masuk PTN.

“SNMPTN memiliki tujuan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para siswa yang memiliki prestasi akademis yang baik selama di sekolah. Semua biaya juga ditanggung oleh pemerintah,” tuturnya.

Dia pula menjelaskan, syarat calon mahasiswa mengikuti SNMPTN hanya rapor yang menerangkan prestasi akademik, bukan hasil ujian nasional (UN).

“Hasil prestasi selama di SMA itu pertimbangan utama. Nanti yang akan menerima para rektor,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pusat SNMPTN-SBMPTN 2017 Ravik Karsidi mengimbau para peserta SNMPTN yang tak lolos seleksi berbesar hati dan tak patah semangat. Mereka diberi kesempatan mengikuti proses SBMPTN dengan catatan mendaftar kembali, paling lambat 5 Mei mendatang.

“Diimbau kepada para peserta yang tidak diterima melalui jalur SNMPTN. Apabila akan mendaftar SMBPTN agar mendaftarkan diri secepat mungkin dan mengikuti proses yang telah ditetapkan,” tutur Ravik.
Di sisi lain, meski baru memimpin selama tujuh bulan, namun Rektor Prof Dr Julyeta Paula Runtuwene MS DEA telah berhasil membenahi dan meningkatkan mutu Unima.

Buktinya, kepercayaan putra-putri Sulut bahkan dari luar daerah untuk kuliah di Unima tergolong sangat tinggi. Ribuan mahasiswa membludak ingin masuk Unima melalui jalur SNMPTN, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan seleksi mandiri Baku Bekeng Pande (B2P). Dan mulai tahun ajaran ini, Unima akan menjadi istana pendidikan bagi 2.026 tunas muda bangsa, khusus yang berhasil lulus melalui jalur SNMPTN. Rektor Prof Dr Julyeta Paula Runtuwene MS DEA melalui Pembantu Rektor Akademik Prof Dr Deetje A Katuuk MPd mengucapkan selamat menempuh pendidikan di Unima.

 

“Selamat kepada 2.026 peserta SNMPTN yang lulus. Selamat kepada putra putri terbaik di Unima. Pengumuman hasil kelulusan kami sampaikan Kamis besok (hari ini, red) secara online dan melalui media cetak,” ungkap Katuuk didampingi Pembantu Rektor IV Unima Drs Ronny Tuna MAP.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Lokal (Panlok) Prof Jimmy Posangi menuturkan untuk tahun ini, total siswa yang mendaftar melalui jalur SNMPTN Unsrat sekira 5.406.

 

“Dari pendaftar yang ada, hanya sedikit siswa yang diterima. Kalau di Unsrat melalui jalur SNMPTN sekira 1.429,” ungkap Posangi, kemarin.

 

Dia pun mengungkapkan, tahun ini pendaftaran masuk di Unsrat hanya tiga jalur. Yakini, lanjut Posangi SNMPTN, SBMPTN dan jalur Mandiri (T2). “Unsrat menargetkan 4935 Maba. Serta, untuk jalur SNPTN 35 persen, SBMPTN 35 persen dan T2 30 persen,” ucapnya. (inf/trs/zly)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional