Menu

Masa Window Opportunity, Sulut Harus Bagaimana?

  Dibaca : 390 kali
Masa Window Opportunity, Sulut Harus Bagaimana?

MANADO — Penduduk Indonesia saat ini, jika digambarkan berupa piramida sedang bergelembung di tengah. Artinya, jumlah penduduk berusia produktif (15-64 tahun) meningkat dan usia tidak produktif (0-14 dan 64 ke atas) menurun. Ini adalah kondisi yang disebut the window of opportunity atau jendela kesempatan. Kondisi ini akan berlangsung hingga decade 2020-2030.

“Kesempatan ini harus diraih pemerintah untuk memperbanyak lapangan kerja, investasi harus kondusif, serta mengoptimalkan kesempatan untuk meningkatkan kualitas SDM,” kata Kabid Pengendalian Penduduk Kantor Perwakilan BKKBN Sulut, Albert Baginda dalam kegiatan Pemberdayaan Kerjasama Jejaring Kemitraan Daerah, kemarin.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Nerius Auparay saat membuka pertemuan yang dihadiri perwakilan Dinas Pengendalian Penduduk, serta Bappeda kab/kota itu mengatakan pengendalian jumlah penduduk tidak hanya tugas instansi yang berkaitan dengan KB, namun banyak pihak terkait.

“Kita semua, mitra-mitra BKKBN dan pemerintah daerah memiliki peran yang sama mengendalikan ju,lah penduduk untuk menciptakan keluarga yang sejahtera dan penduduk berkualitas,” kata Nerius.

Oldy Rotinsulu, Ketua IPADI Sulut dalam materinya: Dinamika Kependudukan dan Pembangunan Ekonomi di Sulut Menuju Pembangunan Berkelanjutan, menjelaskan kondisi makro kependudukan berkaitan dengan pembangunan memaparkan tentang indeks pembangunan manusia (IPM), serta kondisi terkini kependudukan di Indonesia dan Sulut.

“Jumlah penduduk di Sulut (2016) tercatat 2,4 juta jiwa dengan laju pertumbuhan 1,28 atau tergolong rendah. Hanya saja mobilitasnya tinggi, terutama dari desa ke kota. Hal ini menggambarkan kota seperti gula, yang dicari semut,” kata dosen Ekonomi Pembangunan FEB Unsrat ini.(baz)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional