Menu

Kasus Pembunuhan IRT Tumumpa Terungkap

  Dibaca : 371 kali
Kasus Pembunuhan IRT Tumumpa Terungkap

MANADO — Masih ingat dengan pembunuhan sadis akhir pekan kemarin yang korbannya di buang ke laut? Dalam waktu singkat, petugas akhirnya berhasil mengungkap identitas korban, termasuk pelaku pembunuhan. Adalah Joan Ivana Margareta Palit (29), warga Kelurahan Tumumpa Dua, Lingkungan III, Kecamatan Tuminting, yang ditemukan mengapung dalam kondisi tak bernyawa di Perairan Aru tepatnya di pesisir Pantai Bunaken, sekira pukul 12.30 Wita, Jumat (16/6) siang.

Mirisnya lagi, saat ditemukan, di tubuh korban terdapat empat luka bacok yakni di wajah, rahang, kepala belakang dan kedua tangannya. Diketahui, ibu rumah tangga (IRT) malang ini ditemukan oleh kru Two Fish Divers di area spot selam Likuan Dua. Sementara itu, Kapolsek Tuminting AKP Temmy Toni, membenarkan adanya kasus pembunuhan tersebut. “Kami telah menangkap terduga pelaku berinisial AP, warga Tuminting.

Ia pelaku kami amankan Sabtu, (17/6) malam, di Perkebunan Gunung Wori, Kampung Ambon, Kecamatan Likupang Timur,” Kata Toni. Lanjutnya, pembunuhan sadis yang diduga ditenggarai balas dendam itu terjadi di Kelurahan Tumumpa Dua, Kecamatan Tuminting, tepatnya di komplek Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tumumpa. “Usai melakukan aksinya, pelaku membuang korban ke laut,” tuturnya.

Sementara itu, suami korban, Jerry Jems Badoa (32) membeberkan, sesaat sebelum kejadian itu terjadi, ia bersama korban dan seorang wanita berinisial DM sedang santai sambal meneguk Miras di TPI Tumumpa. “Tiba-tiba dia (terduga pelaku) datang mengatakan bahwa kami dipanggil oleh seseorang di warung sebelah,” Badoa. Dia bersama DM pun langsung menuju warung yang tak jauh dari lokasi tersebut, sebagaimana disampaikan terduga.

“Saat kami kembali, saya melihat istri saya sudah terlibat cekcok dengan dia. Bahkan, saya sempat dengan istri saya bilang ada hak apa kamu mengusir saya dari sini,” tuturnya. Namun, cekcok antara korban dan terduga langsung dilerai Badoa. Setelah itu, terduga meninggalkan lokasi dengan menggunkan sepeda motor. “10 menit kemudian dia kembali lagi membawa senjata tajam dan langsung menyerang kami secara brutal,” ungkapnya. Merasa terancam, kami pun coba menyelamatkan diri. Sayangnya, korban tidak bisa berbuat apa-apa lagi. (tim)

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional