Menu

HPMN Manado Minta Pemerintah-Aparat Selesaikan Perang Saudara di Nduga Papua

  Dibaca : 87 kali
HPMN Manado Minta Pemerintah-Aparat Selesaikan Perang Saudara di Nduga Papua

IPM – Konflik antar sesama masyarakat (perang saudara) yang terjadi di Kabupaten Nduga, Papua, mengakibatkan perekonomian menjadi lumpuh total. Sebabnya, kaum intelek dalam Organisasi Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Nduga (HPMN) di Manado meminta pemerintah dan aparat untuk bertindak cepat menyelesaikan persoalan ini.

“Sesuai informasi perekonomian di Kabupaten Nduga lumpuh total sejak 15 November 2017. Kemudian rencana Pemerintah Kabupaten Nduga dalam tim yang terbentuk untuk melakukan
rekonsiliasi pada November 2017 terhadap masalah konflik kedua belah pihak yang terjadi pada beberapa bulan yang lalu di Keneyam Kabupaten
Nduga tidak ada titik terang,” demikian bunyi siaran pers, HPMN Manado yang diterima redaksi indopostmanado.com, Rabu (22/11).

Pada 15 november 2017 siang hari waktu setempat di Keneyam Kabupaten
Nduga perang saudara terjadi antara kedua belah belah pihak, akibat dari pelampiasan dendam perang yang sempat redam beberapa bulan yang lalu.

“Perang berlanjut dari 15 November sampai 18 November 2017 yang menyebabkan hingga ratusan orang/masyarakat dari kedua belah pihak terkena luka panah ringan maupun berat. Dalam konflik antara kedua kubuh yang terjadi ini belum ada tindakan cepat yang diambil dari pihak legislatif dan eksekutif serta pihak keamanan dalam hal ini Kepolisian Nduga. Sebabnya, kami dari kaum intelektual asal Kabupaten Nduga meminta secara tegas agar jangan lipat tangan dan tutup mata lalu membiarkan masyarakat kita saling
menghakimi. Seakan-akan daerah itu tidak ada pemimpin dan pihak keamanan. Secara tegas kami sampaikan kepada: Kapolda Provinsi Papua, Kapolres Kabupaten Nduga, Pemerintah Kabupaten Nduga, DPRD Kabupaten Nduga dan Lembaga Masyarakat (LMA) untuk segera mengambil tindakan penanganan yang tegas dengan terhadap masalah konflik yang berkelanjutan kuran lebih 1 tahun 8 bulan atau ber awal sejak 2016.”

“Konflik harus diamankan dalam waktu dekat ini. Hukum perlu ditegakan sesuai aturan yang berlaku.
Performa pihak keamanan dijalankan dengan baik. Proses rekonsiliasi antar kedua belah pihak dipercepat,” imbuh pernyataan HPMN Manado dengan penanggung jawab Tinus Kogoya, Karti Nirigi dan Proy Lokbere. (rdk)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional