Menu

5 Kandidat Tantang Ellen Kumaat di Pilrek Unsrat

  Dibaca : 652 kali
5 Kandidat Tantang Ellen Kumaat di Pilrek Unsrat

IPM – Pemilihan Rektor (Pilrek) Unsrat 2018 mendatang dipastikan akan berlangsung alot. Pasalnya, Prof Ellen J Kumaat sebagai incumbent rektor akan mendapatkan perlawanan sengit dari lima kandidat. Di antaranya, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarkat (FKM) Prof Grace D Kandou, Dekan Fakultas Kedokteran (Faked) Prof Adrian Umboh, mantan Dekan Fakultas Teknik (Fatek) Prof Jefrey Kindangen, Prof Dody Sumajouw, serta mantan Dekan Fakultas Hukum, Prof Telly Sumbuh. Terinformasi, kelima kandidat ini telah mempersiapkan strateginya untuk mengalahkan incumbent.

Pemerhati Pendidikan Sulut, Taufik Tumbelaka mengatakan, meski ada hajatan besar di Unsrat, namun baiknya Perguruan Tinggi (PT) ternama di Bumi Nyiur Melambai ini bisa menjadi contoh melakukan praktek politik yang baik. “Kalau di UGM untuk Pilrek tidak ada aroma politik. Siapa pun mengalir saja. Saya berharap Unsrat pun demikian,” ucapnya, kemarin.

Lanjut Tumbelaka, yang terpenting ilalah Unsrat harus menjaga kewibawaannya. “Unsrat kan salah satu kampus yang terbaik di Sulut. Jadi, Pilrek mestinya yang muncul ialah dinamika intelek,” tukasnya.

Pun, Unsrat merupakan penjaga akademik, artinya kata Tumbelaka, kewarasan demokrasi perlu terus dipelihara. Apalagi, Unsrat menjadi laboratorium demokrasi. “Idealnya, kebebasan mimbar akademik ditunjukan. Unsrat harus mempengaruhi politik di luar, bukan sebaliknya,” saran Tumbelaka.

Ketua Senat Unsrat, Prof Janny Kusen menuturkan, periode Senat saat ini hingga 14 Juli 2018. Dan itu, tambah Kusen, dua bulan sebelumnya periode berakhir yaitu akhir Juli 2018 sudah ada rektor terpilih. “Tiga nama carek (calon rektor) sudah harus dikirim ke menteri dua bulan sebelum berakhir masa jabatan Senat Universitas,” urainya.

Untuk panitia bisa dibentuk oleh rektor dan Senat Universitas. Panitia hanya ada pada tahapan penjaringan, kata Kusen. Dan penyaringan yang mengahasilkan minimal empat orang. “Setelah tiga nama dikirim kepada menteri, barulah ada jadwal Pilrek,” ujar Kusen.

Saat ditanyai koran ini terkait pembentukan Panitia Pilrek, Kusen enggan berkomentar lebih. Dikatakannya, yang pasti panitia telah terbentuk. “Sudah ada panitia tunggu jo (tunggu saja),” kata Kusen.

Rektor Unsrat, Prof Ellen J Kumaat melalui Jubir Hesky Kolibu menuturkan, tahapan akan dimulai melalui pembentukan panitia pemilihan terlebih dahulu. Dan kata Kolibu, panitia yang akan menyusun jadwalnya. “Belum ada panitia Pilrek. Nanti ada rapat Senat Unsrat baru diinformasikan,” tutupnya.

Sementara itu, kandidat Dody Sumajouw saat dikonfirmasi mengungkapkan, dirinya siap untuk maju sebagai Carek Unsrat. “Iya, saya akan maju,” singkat mantan Carek Unsrat 2014 itu.

Selain itu, Dekan Faked, Prof Adrian Umboh menyatakan sejauh ini dirinya telah siap. Dan bahkan, kata Umboh, dirinya telah memenuhi syarat untuk maju sebagai calon. “Saya kan sudah memenuhi syarat. Dan persiapan sesuai syarat,” terangnya.

“Berkembang ada informasi terkait hak suara yang akan memilih rektor. Karena selama ini tidak pernah ada Senat Universitas lama yang melakukan pemilihan. Biasanya, setelah pemilihan Senat baru, baru dilakukan Senat yang baru,” bebernya.

Terpisah, mantan Dekan Fakultas Hukum Prof Telly Sumbuh, masih enggan berkomentar lebih. Dirinya kelihatan malu–malu menjawab pertanyaan, saat ditanyai kesediaannya untuk bertarung. “Saya masih belum jawab. Saya punya keyakinan kepada pendukung,” cetusnya. (trs/zly)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional