Menu

6 Kali Penculikan Anak SD di Malalayang, Pelaku Akui Meraba Kemaluan dan Cium Korban

  Dibaca : 270 kali
6 Kali Penculikan Anak SD di Malalayang, Pelaku Akui Meraba Kemaluan dan Cium Korban
Pelaku menjalani pemeriksaan di Polsek Malalayang.

IPM– Pelaku penculikan bocah bernama Cleo (6), berhasil ditangkap di Pasar Tondano, tepatnya di salah satu lapak Cakar Bongkar (Cabo). Pelaku bernama Jemmy Runtu (39), warga Kelurahan Wanea, Lingkungan III, Kecamatan Wanea. Pelaku diamankan seorang anggota Satpol PP Minahasa, bernama Clif Maringka saat melakukan patroli. Pelaku kemudian diamankan ke pos penjagaan, sebelum diserahkan ke Polsek Tondano sekira pukul 22.00 Wita, Senin (27/11).

Awalnya, pelaku yang menggunakan sepeda motor masuk ke dalam halaman SD GMIM 20 Manado di Jalan Manibang Malalayang, sekitar pukul 10.00 Wita, Senin (27/11).

Pelaku lalu membujuk korban untuk ikut, dengan alasan disuruh orang tua menjemput untuk ke Patung Salib Pineleng. Tapi, saat korban naik ke motor, pelaku malah mengarahkan motornya ke arah Tanahwangko.

Dari Tanahwangko, pelaku terus menjalankan motornya menuju Tomohon. Selanjutnya menuju Pinaras, Lahendong, Sonder dan Tondano. Saat berada di Sonder, korban sempat dimandikan di Kolam Taman Eman. Pelaku lalu berhenti di Pasar Tondano, di salah satu lapak Cabo.

Menurut pengakuan pelaku, dirinya telah melakukan tindakan bejat terhadap korban. Yakni meraba kemaluan korban. Perbuatan bejat itu dilakukannya di tempat pemandia Taman Eman, Sonder. “Setelah memandikan dia (korban), saya membawanya ke kamar mandi, kemudian meraba-raba kemaluan dia (korban) dan mencium korban hingga puas,” ucap pelaku.

Ditambahkannya, selama ini telah dilakukan sudah enam kali berbuat. Semua korbannya juga merupakan anak-anak sekolah dasar yang ada di wilayah Malalayang.

“Jadi saya sudah lakukan perbuatan begini (penculikan) sebanyak enam kali. Saya sudah pisah dengan istri, setiap menonton video porno saya langsung berbuat seperti ini. Saya juga tidak tahu kenapa saya jadi begini,” terangnya saat berada di Polsek Malalayang.

Terpisah, Elly Suoth (32), dirinya merasa senang telah menemukan korban dengan keadaan sehat. “Saya bersyukur telah menemukan anak saya. Awalnya kami sudah tidak tahu mau mencari anak saya dimana hingga kehabisan akal,” ujar Suoth.

Lanjutnya, untuk proses hukum keluarga telah menyerahkan ke pihak berwajib. “Kami berharap dia (pelaku) akan dihukum sesuai perbuatannya,” katanya.

Usai diamankan di Pasar Tondano dan dibawa ke Polsek Tondano. Pelaku dijemput petugas dan kini telah mendekam di tahan Polsek Malalayang.

Sementara itu, Kapolsek Malalayang Kompol Dodi Hariansyah, ketika dikonfirmasi membenarkan pelaku telah diamankan dan sementara dilakukan pemeriksaan. “Pelaku sendiri telah berada di sel tahanan. Pelaku diancam Pasal 82 UU perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 5 sampai 15 tahun kurungan penjara,” tutup Hariansyah. (ndy)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional