Menu

MFF Pertama di Sulut Banjir Peserta

  Dibaca : 55 kali
MFF Pertama di Sulut Banjir Peserta
SEPERTI MODEL: Para peserta berdampingan memeragakan busana di atas panggung, Minggu (3/12) tadi malam.

MANADO – Moslem Fashion Festival (MFF) digelar Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Peserta dan pengunjung terlihat begitu antusias menghadiri MFF yang pertama dihelat di Sulut itu, yang dilangsungkan di Atrium Mantos 3, Minggu (3/12) kemarin.
Data diperoleh, sebanyak 29 peserta ikut dalam kategori remaja tingkatan Sekolah Menengah Atas (SMA). Sedangkan kategori dewasa di atas 30 tahun lebih banyak lagi, yakni sebanyak 41. Busana muslim menjadi pakaian para peserta yang ditampilkan di atas panggung. Tampil bak peragawan dan peragawati profesional, penampilan para peserta berhasil memukau penonton yang menyambutnya dengan aplaus meriah.
Ketua Umum PHBI Sulut Hi. Syahrul Poli mengatakan pegelaran MFF ini sebenanrya sudah ketiga kalinya digelar, dan di Sulut menjadi yang ketiga. Pertama di Jakarta dan kedua di Surabaya.
“Kegiatan ini bisa digelar dengan mengambil momen memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, dan bisa terselenggara karena dukungan dari Pemprov Sulut. PHBI Sulut akan melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan tahun depan,” kata Poli.
Lanjutnya, panitia tidak menduga animo dari para kaum muslimah yang sangat besar untuk berpartisipasi. Apalagi, Indonesia menjadi negara kelima sasaran Miss Hijab.
“Ini tentunya menjadi tantangan bagi kita untuk bisa bersaing dengan negara-negara yang lain, sehingga itulah kami memberanikan diri untuk melaksanakan MFF ini. Tujuannya agar kaum muslimah mendapat didikan lewat ajang ini. Tidak hanya mengikuti tren atau ikut-ikutan menggunakan hijab, tetapi kita tetap menjaga nilai syariahnya,” ujar dia.

Busana yang dikenakan para peserta mampu menarik perhatian juri dan penonton yang ada. Pemenang lomba bakal dihadiahi piala bergilir dan uang senilai Rp10 juta (juara 1). Sedangkan pemenang kedua mendapat Rp7 juta, diikuti dengan Rp5 juta untuk pemenang ketiga.
Sementara itu, Kadis Pariwisata Sulut Daniel Mewengkang sangat mengapresiasi pelaksanaan MFF ini di Sulut. Hal ini adalah suatu keinginan berkaitan dengan pariwisata yang memiliki tiga dasar yaitu wisata alam, buatan, dan budaya.
“Fashion itu adalah bagian dari budaya, apapun namanya yang berkaitan dengan meningkatkan budaya di daerah kita. Kenyataannya kegiatan ini diikuti juga peserta dari Bolaang Mongondow yang jauh dari Manado,” kata Mawengkang.(andy)

Berita Terkait :  Esok Sore, Mega Akan Buka Puasa Bersama Umat Islam Manado
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional