Menu

Dinkes Berhasil Tekan Kasus Gizi Buruk

  Dibaca : 43 kali
Dinkes Berhasil Tekan Kasus Gizi Buruk
Kadis Kesehatan Kota Manado, dr Robby J Mottoh

MANADO — Meski pertumbuhan ekonomi Kota Manado terus menunjukkan grafik menanjak, namun bukan berarti warga di Ibukota Provinsi Sulut ini telah bebas dari kasus gizi buruk.

Data yang diperoleh Indo Post, sampai saat ini kota Tinutuan masih mengantongi 2 kasus gizi buruk.

Meski begitu, kabar baiknya adalah selang 4 tahun terakhir jumlahnya terus mengalami penurunan (lihat grafis).

“Pada tahun 2014 lalu jumlah penderita gizi buruk di Kota Manado (sesuai data) ada tujuh (7) orang, tapi di tahun 2017 ini tinggal dua (2) orang,” beber Kadis Kesehatan Kota Manado, dr Robby J Mottoh, Selasa (5/12).

Disinggung soal langkah yang diambil Dinkes dalam menekan kasus yang kerap menyerang balita ini, Mottoh menyebutkan, salah satunya adalah dengan pemberian makanan tambahan (PMT) serta susu layaknya air sisi ibu (ASI) yang disiapkan di Puskesmas.

“Program PMT serta pemberian susu rutin kita lakukan sampai penderita benar-benar pulih dari gizi buruk,” ujarnya sembari menegaskan bahwa program PMT serta susu diberikan secara cuma-cuma.

“Semua bayi akan mendapat pelayanan lewat program ini, namun kita prioritaskan yang positif menderita gizi buruk,” tuturnya.

Ditanya soal penyebab terjadinya gizi buruk, ia menjelaskan, salah satunya adalah faktor kelalaian.

“Bisa jadi saat masih mengandung, orang tua lalai memeriksakan kehamilan ke Puskesmas sehingga terjadi kelainan terhadap bayi saat dilahirkan,” terangnya.

Oleh karena itu, ia mengajak warga yang berencana untuk punya anak atau yang sedang hamil mudah, agar rutin memeriksakan kondisi kehamilan ke Puskesmas.

“Musti rajin ke Posyandu minimal empat kali kunjungan,” tandasnya.

Terpisah, Anggota Komisi D DPRD Kota Manado Markho Tampi, mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan dalam penanggulangan kasus gizi buruk.

Berita Terkait :  Politisi PDIP Jemput Aspirasi di Kelurahan Tuminting

“Kalau mengacu pada data tersebut, ini berarti bahwa progresnya sudah bagus. Dengan kata lain, penanangan Dinas Kesehatan telah berjalan baik,” ujar Tampi.

Namun demikian, legislator Dapil Tuminting Bunaken ini berharap agar tahun depan lebih baik lagi, dan bila perlu Manado sudah terbebas dari kasus gizi buruk.

“Alangkah baiknya jika Dinas Kesehatan menargetkan tahun 2018 nanti Kota Manado sudah bebas gizi buruk,” usulnya sembari menegaskan, Komisi D selaku mitra kerja Dinas Kesehatan mendukung penuh upaya Mottoh cs dalam menuntaskan masalah gizi buruk.

“Termasuk anggarannya akan kita kawal pula,” pungkas politisi PDIP ini. (ein)

Data Kasus Gizi Buruk

Tahun                      Kasus

2014                                7

2015                                5

2016                                2

2017                                2

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional