Menu

Sumendap-Legi Calon Tunggal di Mitra

  Dibaca : 89 kali
Sumendap-Legi Calon Tunggal di Mitra
James Sumendap memegang SK dukungan partai untuk pencalonan Bupati Mitra periode 2018-2023 bersama Ketua PDIP Sulut Olly Dondokambey.

MANADO – Sejarah akan tercipta dalam Pilkada Mitra Juni 2018 mendatang. Betapa tidak, incumbent James Sumendap akan menjadi peserta calon tunggal dalam kontestasi lima tahunan tersebut. Terinformasi, Sumendap yang berpasangan dengan Jocke Legi telah mendapatkan dukungan dari mayoritas parta penghuni parlemen. Di antaranya Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat, PAN, PKPI, Partai Hanura, Partai Gerindra dan PPP.

Menurut Sekretaris PDIP Mitra, Semuel Montolalu menyatakan, pasangan James Sumendap-Jocke Legi telah didukung mayoritas partai politik di Mitra. “Tinggal Partai Nasdem yang tidak. Dan, semua SK (Surat Keputusan (SK) partai sudah dipegang pak James Sumendap. Kalau begini, berarti hanya melawan kotak kosong,” kata Montolalu, Minggu (7/18).

Montolalu pula mengatakan, pasangan Sumendap-Legi akan mendaftar pada Senin (8/18), hari ini. “Kami mengajak seluruh kader partai pengusung dan simpatisan untuk bersama-sama mendaftarkan pasangan James Sumendap-Jocke Legi di KPU besok (hari ini) pukul 15.00 Wita,” tuturnya.

Sementara itu, pengamat politik Sulut, Taufik Tumbelaka menilai, James Sumendap menjadi calon tunggal di Pilkada Mitra menjadi sebuah sejarah. Tetapi, sebenarnya hal itu tidak mengejutkan lagi.

“Kalau saya sebenarnya tidak terkejut. Karena elektabilitasnya setahu saya sudah di atas 70 persen. Artinya terlalu kuat tokoh dan figur partai lain untuk melawan James Sumendap dalam pilkada. Apalagi kita bisa lihat sisi pembangunan di Mitra, bisa dikatakan luar biasa kemajuannya,” tutur Tumbelaka.

Mengenai calon tunggal, kata Tumbelaka, mungkin sebaiknya ke depan tidak perlu lagi melakukan pemilihan jika hanya calon tunggal. “Bisa saja hanya melihat survei ketika calon tunggal. Itu bisa dilakukan H-1 minggu. Kalau hasilnya memang di atas minimal 50 persen, bisa mengikuti hasil survel saja untuk penetapan. Intinya, lembaga survei profesional yang dipakai. Sisi positifnya, anggaran lebih sedikit, tidak ada ketegangan dan masyarakat melakukan aktivitas seperti biasanya,” katanya.

Berita Terkait :  Sumendap Cabup Tunggal, PDIP Lirik Lasut-Rumbay

Di sisi lain, setiap manusia memiliki kesempatan untuk menjadi seorang pemimpin. Itulah kalimat yang pantas disematkan untuk Calon Wakil Bupati (Cawabup) Jocke Legi. Ya, walaupun bukan seorang anak pejabat, tetapi telah dipilih incumbent James Sumendap sebagai Cawabup.

Legi diketahui sehari-hari bekerja sebagai pedagang kaki lima di Pasar Tombatu. Selain itu, Legi menjabat Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Kecamatan Tombatu. Memang, pilihan Sumendap menjadikan Legi sebagai Cawabup sangat membuat masyarakat kaget. Karena semuanya di luar dugaan.

Sementara menurut Sumendap, semua tidak ada yang mustahil. Setiap orang memiliki kesempatan untuk membangun daerah. “Saya juga berasal dari desa. Orangtua saya bekerja sebagai petani. Tetapi, saya juga bisa memimpin Minahasa Tenggara. Begitu juga dengan oran lain, bisa menjadi pemimpin. Termasuk pak Legi,” katanya.

Prinsipnya, kata Sumendap, Cawabup yang akan mendampinginya dalam Pilkada Mitra, harus benar-benar memahami karakter dirinya. “Memang harus bisa saling memahami dalam menjalankan tugas melayani rakyat. Dan, tujuan utamanya adalah rakyat sejahtera,” tuturnya.

Sementara, Sumendap menyampaikan terimakasih atas kepercayaan semua partai yang telah mengusungnya dalam pilkada 2018. “Tentunya kepercayaan ini akan dibuktikan dengan kerja keras dan kerja nyata ke depan. Saya percaya Partai Golkar memiliki tujuan yang sama untuk membangun Minahasa Tenggara menjadi lebih maju dan sejahtera masyarakatnya,” singkatnya. (zly)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional