Menu

Dukungan JWS ‘Abu-abu’, 16 Paslon ‘Baku Sikat’ di 6 Pilkada Sulut

  Dibaca : 62 kali
Dukungan JWS ‘Abu-abu’, 16 Paslon ‘Baku Sikat’ di 6 Pilkada Sulut
Bupati Jantje Wowiling Sajow mengantar pasangan RR-RD mendaftar. Foto lain, pasangan IvanSa-CNR menyerahkan berkas ke KPU Minahasa, Rabu (10/1/18).

 

IPM Tahapan pendaftaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2018 di enam kabupaten/kota di Sulut, telah berakhir pada Rabu (10/1/18). Terinformasi, terdapat 16 pasangan calon (paslon) yang resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) masing-masing daerah (lihat grafis). Menariknya, dalam Pilkada Minahasa tersaji suatu pemandangan yang tidak terduga saat pendaftaran di KPU.

Di mana incumbent Jantje Wowiling Sajow (JWS) yang tidak terakomodir lewat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), secara gentle mendaftarkan pasangan Royke Roring – Robby Dondokambey (RR-RD).

Terpantau, JWS datang bersama RR-RD dengan memakai kemeja hitam yang juga sebagai seragam kebesaran partai berlambang banteng moncong putih. Namun begitu, sampai saat ini dukungan JWS masih ‘abu-abu’ (belum jelas). Termasuk apakah dukungan diberikan pada RR-RD atau malah netral dalam pilkada Juni 2018 mendatang. Dan atau sebaliknya mendukung paslon Ivan Sarundajang-Careig Runtu (IvanSa-CNR).

Menurut JWS, dirinya sudah datang menjalankan tanggung jawabnya mendaftarkan RR-RD. Hal itu dilakukan karena dirinya sebagai Ketua PDIP Minahasa. “Kedatangan saya mendaftarkan RR-RD sebagai keputusan politik. Karena saya sebagai Ketua PDIP Minahasa. Kalau soal statement pengunduran diri, setelah ditimbang-timbang agak elegan kalau saya jalankan tugas partai dulu. Dalam politik bisa terjadi. Segala kemungkinan bisa terjadi,” kata JWS di hadapan awak media di Kantor KPU Minahasa, kemarin.

Ditanya soal masuk anggota tim sukses, kata JWS, sebagai kewajiban dari partai harus masuk. “Tetapi sikap politik kan berbeda. Kita lihat saja dulu. Karena kalau saya bicara sekarang nanti efeknya ke masyarakat,” katanya.

“Saya juga sampaikan ke pendukung tidak usah datang. Karena masih dalam suasana emosi. Itu untuk menghindari ada pancingan-pancingan. Sambil mnunggu kita akan diskusikan lagi. Kita tunggu satu sampai dua bulan selesaikan. Pasti masalah akan terselesaikan,” tuturnya.

Lanjut JWS, saat ini dirinya tidak merasa terzolimi. Namun, semua ini terjadi hanya kecelakaan partai. “Karena ketika terjadi ini malah begitu besar orang menyambut saya. Jabatan kan hanya sementara. Saya berharap pilkada berjalan aman dan damai. Torang samua basudara,” ucapnya.

Di sisi lain, terpantau saat mendaftar pasangan RR-RD dan IvanSa-CNR diantar ribuan massa. Baik simpatisan maupun kader pendukung masing-masing calon. Ketua KPU Minahasa Meydi Y Tinangon mengucapkan selamat datang kepada pimpinan partai yang telah mengantar pasangan calon. Tinangon pula memberikan apresiasi kepada partai pengusung dan pendukung yang telah mengantar pasangan calonnya untuk datang mendaftarkan diri di KPU.

“Dengan hadirnya kedua pasangan sebagai calon bupati dan calon wakil bupati Minahasa maka hari ini, KPU Minahasa akan memeriksa dokumen yang telah dibawa paslon ini, sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan KPU,” jelas Tinangon.

Sementara itu, pasangan Ivansa dan CNR dalam konferensi pers mengatakan, pihak mereka siap menang dalam Pilkada Minahasa 2018. “Tentunya itu semua tidak lepas dari campur tangan kader, simpatisan dan masyarakat Minahasa,” ungkap pasangan muda ini.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulut, Steven Kandouw mengatakan, untuk target PDIP adalah memperoleh kemenangan besar bagi pasangan Roy Roring (RR)-Robby Dondokambey (RR-RD). “Hitung saja berapa jumlah kursi di DPRD Minahasa berdasarkan partai pendukung pasangan ini,” tambah Wakil Gubernur Sulut ini. (tim/zly)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional