Menu

Didit Nekat Bunuh Erni Lantaran Nafsu tak Terlayani

  Dibaca : 171 kali
Didit Nekat Bunuh Erni Lantaran Nafsu tak Terlayani
ilustrasi

IPM— Sidang pembunuhan terhadap korban EYO alias Erni (30), disidangkan kembali di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Kamis (11/1/18). Agenda persidangan yakni mendengarkan pengakuan terdakwa DAM alias Didit. Di depan Majelis Hakim, Didit mengaku nekat membunuh korban, lantaran gagal negosiasi.

Hal itu dipicu lantaran korban menolak berhubungan intim, karena uang yang disodorkan terdakwa hanya Rp750 ribu. Sementara korban meminta imbalan Rp1 juta. Terdakwa pun yang emosi dan sudah dipengaruhi minuman keras langsung menarik korban kembali ke dalam kamar dan langsung mencekik leher korban. Usai mendengarkan keterangan dari terdakwa, majelis hakim menutup persidangan.

Diketahui dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Merry Rondonuwu Aksi tersebut terjadi, Kamis (20/7) 2017, di hotel Plaza Manado. Awalanya, korban dan janjian bertemu di lokasi Paal Dua. Dari situ, terdakwa dan korban kemudian menuju Hotel Plaza. Saat berada di dalam kamar 406, terdakwa lalu menanyakan tarif untuk berhubungan badan. Namun, karena tak tercapainya kesepakatan, korban pun memilih pulang.

Saat itulah korban ditarik dan diseret ke kamar mandi. Disitu korban dicekik hingga meninggal dunia. Setelah menghabisi nyawa korban, terdakwa pun mengambil barang berharga dan kabur ke Gorontalo. Korban Erni sendiri sempat ditemukan saksi Alsper dan saksi Alvian, sudah tergeletak di lantai dengan bercak darah. Dan sempat dibawa ke RS Pancaran Kasih, tapi karena kondisinya kritis, akhirnya dirujuk ke RSUP Prof Dr Kandou. Namun tetap nyawa korban tak tertolong. Terdakwa dijerat dengan pasal dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 351 ayat (3) KUHPidana dan penganiayaan berat. (air)

Berita Terkait :  Sadis! Pencuri ‘Eksekusi’ Mahasiswi-Perawat di Kosan Malalayang
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional