Menu

KPU Mitra Perpanjang Pendaftaran Calon Pilkada 2018

  Dibaca : 118 kali
KPU Mitra Perpanjang Pendaftaran Calon Pilkada 2018
Ascke Benu

MITRA— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa Tenggara (Mitra) kembali memperpanjang waktu pendaftaran pasangan calon kepala daerah. Keputusan ini menyusul dikeluarkannya Surat Edaran KPU RI Nomor 38/PL.03.2-SD/06/KPU/I/2018 yang dikeluarkan Tanggal 11 Januari 2018.

“Perpanjangan sesuai jadwal yang sementara dibahas tiga hari ini terhitung hari ini (kemarin) hingga Sabtu adalah tahapan sosialisasi. Sedangkan pendaftaran mulai Minggu 14 hingga 16 Januari,” beber Ketua KPU Ascke Benu melalui Komisioner Fanny Wurangian, Kamis (12/1).

Diterangkan Wurangian, surat edaran menyatakan,  wikayah yang hanya mendapatkan satu pasangan calon dimintakan untuk menempuh langkah langkah termasuk PKPU 14 Tahun 2015 mengenai perpanjangan pendafaran. “Atas dasar itu kami perpanjang,” terangnya.

Lanjut dikatakan Wurangian, hingga selesai penerimaan dokumen dari paslon yang mendaftar Tanggal 8 Januari sudah lengkap dokumen pencalonan. “Sudah memenuhi syarat dan sah,” pungkas Wurangian.

Diketahui, pasangan calon bupati (Cabup) James Sumendap (JS) dan calon wakil bupati (Cawabup) Jocke Legi (JL), menjadi satu-satunya peserta yang mendaftar maju di Pilkada Mitra 2018. Sebabnya, JS-JL hanya akan melawan kotak kosong dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Namun, ternyata melawan kotak kosong bukanlah perkara mudah.

Menurut pengamat politik Sulut, DR Ferry Liando, pastinya ada konsekuensi dan tantangan saat melawan kotak kosong. “Jika seandainya Pak  Sumendap kalah atau kotak kosong yang menang dalam pemilihan nanti, maka merujuk pada UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-undang, maka akan dilakukan pemilihan lagi pada periode berikutnya,” katanya.

Kemudian, katanya, pasangan JS-JL harus bisa meraih suara di atas lebih dari lima puluh persen dari suara sah. Setelahnya baru bisa disahkan penyelenggara pemilu. “Kan sudah jelas diatur pada Pasal 54D ayat 1 hingga 4. Di situ dijelaskan KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota menetapkan pasangan calon terpilih pada Pemilihan 1 (satu) pasangan calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54C, jika mendapatkan suara lebih dari 50% (lima puluh persen) dari suara sah,” katanya.

Berita Terkait :  Pendaftaran Calon Anggota PPK di Minahasa Diperpanjang

Lanjut Liando, kalau perolehan suara kurang dari sebagaimana dimaksud pada ayat 1, pasangan calon yang kalah dalam pemilihan boleh mencalonkan lagi dalam pemilihan berikutnya. “Pemilihan berikutnya yang dimaksud adalah diulang kembali pada tahun berikutnya atau dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang dimuat dalam peraturan perundang-undangan,” tuturnya.

“Kotak kosong pernah menang yaitu waktu Pilkada di Pati. Tapi pengalaman Pilkada 2017, semua calon yang lawan kotak kosong selalu menang di atas 50 persen ke atas,” sambungnya.

Namun begitu, Liando menegaskan, berdasarkan Undang-Undang (UU) melawan kotak kosong itu konstitusional. Apabila batas pendaftaran calon hanya satu pasang calon, maka KPU harus memperpanjang pendaftaran. “Perpanjangan masa pendaftaran itu tercantum dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 12 tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 tahun 2015 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Pada Pasal 89 ayat (1) disebutkan dalam hal sampai dengan akhir masa pendaftaran hanya terdapat satu pasangan calon atau tidak ada pasangan calon yang mendaftar, KPU Provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP Kabupaten/Kota memperpanjang masa pendaftaran Pasangan Calon paling lama tiga hari,” ungkapnya.

Terpisah, Komisioner KPU Mitra Helty Masie ketika dikonfirmasi mengungkapkan, pihaknya masih melakukan konsultasi soal calon tunggal. “Pastinya kalau sudah ada keputusan resmi akan disampaikan. Tentu keputusan berdasarkan aturan,” singkatnya.

Nah, Senin (8/1/18), pasangan JS-JL mendatangi KPU sekira pukul 04.30 dengan dukungan delapan parpol. Di antaranya PDIP, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Gerinda, PAN, Partai PKPI, Partai Hanura dan Partai Gerindra diterima langsung Ketua KPUD Mitra Drs Ascke Benu di ruang verifikasi.

Berita Terkait :  Pemuda Tuminting Dijeblos ke Sel

Menurut Cabup James Sumendap SH kepada sejumlah media mengatakan, sangat mengapresiasi terhadap parpol yang telah mengusung pasangan JS-JL dalam pendaftaran di KPU.

“Saya secara pribadi memberikan apresiasi terhadap kedelapan parpol yang bersama-sama datang memberi dukungan terhadap diri saya bersama Jeli (Jesaja Legi),”ujar JS disela-sela pendaftaran. (gre/zly)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional