Menu

Polres Bolmong Tahan 2 LO Calon Independen di Kotamobagu

  Dibaca : 147 kali
Polres Bolmong Tahan 2 LO Calon Independen di Kotamobagu
Musly Mokoginta

IPM – Kasus pemalsuan dokumen diduga dilakukan dua oknum liaison officer (LO) calon wali kota dan wakil wali kota Kotamobagu, mendapat titik terang. Terbaru, Polres Bolmong menahan dua tersangka. Yakni AG alias Anwar warga Kelurahan Matali dan FS alias Fuad warga Kelurahan Mogolaing. Keduanya diduga melanggar hukum atas pemalsuan dokumen pendukung untuk bakal calon Wali Kota Kotamobagu Jainuddin Damopolii dan bakal calon Wakil Wali Kota Suharjo Makalalag.

Kabag Humas Polres Bolmong AKP Saiful Tammu menyampaikan kedua tersangka sudah di tahan sejak Kamis (11/1) sore tadi. “Semua unsur sudah terpenuhi dan kedua oknum tersebut ditetapkan sebagai tersangka. Kini, kami sudah menahan untuk proses tindaklanjut,” ungkapnya.

Apakah ada tersangka lain? Kabag Humas menyatakan, itu bisa saja. Tinggal lihat pengembangan kasus oleh tim penyidik Polres Bolmong. “Kita tunggu hasil pengembangan kasus. Jika terbukti masih ada oknun lain, pastinya akan ditetapkan tersangka dan ditahan,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Panwaslu Kotamobagu Musly Mokoginta membenarkan bahwa sudah ada tersangka dalam kasus pemalsuan dokumen dan keduanya sudah di tahan di Polres Bolmong. “Kami masih terus bekerja bersama Tim Gakumdu. Jika terbukti pastinya akan di proses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya.

Sebelumnya, Pimpinan Bawaslu Sulut Mistarin Humagi mengatakan tidak main-main dengan namanya pelanggaran dalam pilkada, apalagi dilakukan secara terstruktur dan masif di semua desa dan kelurahan. “Jika terbukti melanggar akan di proses. Apa terlebih pelanggarannya untuk kepe tingan dalam Pilkada, maka konsekuensinya peserta bakal calon akan gugur dengan sendirinya,” ujarnya.

Sedangkan soal hasil yang sudah di pleno, Mustarin sampaikan tidak apa-apa, namun status pelanggaran baik administrasi maupun hukum tetap jalan. “Kan yang menerima konsekuensinya adalah pihak penyelenggara. Jika terbukti, maka penyelenggara siap-siap dengan sanksi yang ada,” pungkasnya. (nto/zly)

Berita Terkait :  Dua Daerah Sulut Raih Adipura 2017
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional