Menu

Siswa SMA Tikam Pria Mahakeret Hingga Tewas

  Dibaca : 285 kali
Siswa SMA Tikam Pria Mahakeret Hingga Tewas
Pelaku setelah diamankan di Mapolresta Manado.

IPM— Peristiwa penikaman hingga menyebabkan satu nyawa melayang kembali terjadi di Kelurahan Mahakeret Timur, Lingkungan II, Kecamatan Wenang, sekira pukul 00.30. Wita, Kamis (11/1) dini hari. Deddy Sangeroki (29), warga Kelurahan Mahakeret Timur, Lingkungan II, Kecamatan Wenang, ditikam DYP alias Deo (15), warga yang sama, hingga tewas.

Ironisnya, pelaku masih tercatat sebagai pelajar SMA. Diketahui, peristiwa berdarah bermula saat korban datang beberlanja di warung yang dijaga pelaku. Saat bertemu, pelaku menanyakan kepada korban alasan kenapa dia (korban, red) mencari dirinya. “Kiapa ngana (korban, red) ada cari pa kita,” ujar pelaku saat diwawancara, Kamis (11/1).

Bukannya menjawab pertanyaan pelaku, korban yang memegang botol, langsung menghantam bahu kiri pelaku. Melihat insiden itu, pemilik warung bernama Mentos langsung melerai keduanya, kemudian membawa keluar dari warung. Sementara, di luar dugaan pelaku pulang ke rumah dan mengambil senjata tajam (sajam) dan balik lagi ke lokasi kejadian bersama dua rekannya. Celakanya, sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), dua temannya langsung menyerang korban. Melihat korban tidak berdaya, pelaku langsung mencabut Sajam dari balik bajunya dan menikam pantat kiri korban. Mendapat serangan, korban mencoba melarikan diri. Namun, pelaku yang sudah gelap mata kembali menikam kaki kiri korban.

Usai melancarkan aksinya, pelaku membuang Sajam tidak jauh dari lokasi kejadian dan melarikan diri. Dengan kondisi bersimba darah, korban berusaha pulang ke rumah. Namun, karena kondisi tubuhnya terus menurun akibat kehilangan banyak darah, korban langsung terkapar di lorong, tidak jauh dari rumahnya, sebelum ditemukan ayahnya Jessy Sangeroki (50), sekira pukul 00.30 Wita dinihari.

Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan mulai kehilangan kesadaran. Ayah korban mencoba melarikan anaknya menggunakan motor ke rumah sakit. Namun tidak bisa, korban dibawa dengan menggunakan mobil ke ke RS Wolter Mongindisi Teling. Namun hanya beberapa jam dirawat, korban yang pernah bekerja sebagai fotografer ini menghembuskan nafas terakhirnya.

Berita Terkait :  Foto: Gaya Sporty Ala Kezia Warouw, Putri Indonesia 2016

Diduga tikaman mengena pembuluh darah besar dan membuat korban meninggal dunia kehabisan darah. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban sendiri mengalami empat luka tikaman yang bersarang di bagian pantat dan paha kiri.

Sementara itu, mendapat laporan, Tim Paniki langsung melakukan pencarian terhadap pelaku. Alhasil, remaja tanggung ini berhasil ditangkap di Karombasan, Kamis (11/1) sekitar pukul 09.30 WITA. “Pelaku kami tangkap di rumah temannya,” ujar Katim Paniki Polresta Manado Aipda Jemmy Mokodompit.

Tim Paniki juga berhasil mengamankan sebilah pisau badik yang digunakan pelaku untuk menusuk korban. Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Wibowo Sitepu mengatakan, saat ini pelaku sedang dalam pemeriksaan intensif penyidik. “Benar, pelaku sudah dijebloskan ke sel tahanan Mapolresta Manado. Pelaku masih tercatat sebagai siswa kelas dua di salah satu SMA ternama di Kabupaten Minahasa Utara,” ujar Sitepu. (ndy)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional