Menu

SK Pembatalan ART-JRP Palsu, Tetty: Kader Berseberangan Akan Dipecat

  Dibaca : 162 kali
SK Pembatalan ART-JRP Palsu, Tetty: Kader Berseberangan Akan Dipecat
Ketua DPD I Golkar Sulut Christiany Eugenia Paruntu memberikan dukungan penuh kepada pasangan Alfrets Ronald Takarendehang-Jutixel Rudolf Parera, untuk bertarung di Pilkada Sitaro.

 

SK palsu pembatalan calon Golkar di Pilkada Sitaro.

IPM— Beredarnya SK Pembatalan terhadap Calon Bupati dan Wakil Bupati Sitaro Alfrets Ronald Takarendehang-Jutixel Rudolf Parera (ART-JRP), langsung direspon pengurus DPD I Golkar. Ketua DPD I Golkar Sulut Christiany Eugenia Paruntu SE, yang dikonfirmasi melalui Sekretaris DPD I Tonny Lasut, menegaskan bahwa SK tersebut merupan SK bodong alias palsu. “Saya sudah koordinasi dengan DPP (Hamka Kady, red), dan beliau menegaskan bahwa tidak ada SK pembatalan yang dikeluarkan oleh DPP,” kata Lasut, Kamis (11/1/18).

Dikatakannya pula, tanda tangan dalam SK tersebut telah dipalsukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan partai dalam hal ini Ketua DPD I serta Ketua DPP, terkait dengan rencana langkah hukum kedepan. “Kita akan telusuri, karena ini berhubungan dengan nama baik pimpinan, termasuk partai,” ujarnya sembari mengajak masyarakat, termasuk di dalamnya pendukung maupun simpatisan, untuk tidak terpengaruh dengan SK tersebut.

Senada, Wakil Ketua DPD I Bidang Organisasi dan Keanggotaan Ferry Lamaluta menambahkan, SK tersebut tidak benar. “Saya mau tegaskan bahwa B1KWK untuk Pilkada Sitaro atas nama Alfrets Ronald Takarendehang dan Jutixel Rudolf Parera, dan itu telah diserahkan secara bersamaan dengan 171 calon kepala daerah se-Indonesia yang diusung Golkar oleh Ketua Umum (Aerlangga, red), dan itu tidak pernah berubah sampai hari ini,” kata Lamaluta.

“Oleh karena itu, lagi-lagi saya mau katakana bahwa surat itu palsu,” tegasnya.

Disinggung soal tindakan partai, ia memastikan akan membawa ke ranah hukum. “Kita akan bicarakan di internal partai apakah ini benar-benar ada unsur pelanggaran, sekaligus guna mempersiapkan langkah selanjutnya,” ujar politisi yang akrab disapa Yoyo ini.

Berita Terkait :  Yasti Perintah Bongkar Bangunan Conch Cemen

Sementara itu, pernyataan tegas dikemukakan Ketua DPD I Golkar Sulut, Christiany Eugenia Paruntu SE. Ia mengatakan, kader yang tidak menjalankan perintah partai akan dipecat. “Target kita adalah menang, sehingga wajib hukumnya bagi kader partai untuk mengawal amanat ini. Kader yang berseberangan, sudah pasti dipecat, dan ini sudah sesuai dengan ketentuan partai,” kata Srikandi Beringin yang akrab disapa Tetty ini.

Ditambahkannya, ia tidak main-main dengan warning ini. Di satu sisi, ia meyakini kader beringin sejati tidak akan mengkhianati apa yang sudah menjadi amanat partai. “Oleh karena itu, mari kita kawal apa yang menjadi perintah partai,” sambungnya.

Senada, Kordinator Wilayah Nusa Utara, Iswadi Hasan, juga mengajak semua kader, pendukung maupun simpatisan, untuk semakin merapatkan barisan, secara untuk wilayah Nusa Utara. “Kader yang tidak menjalankan keputusan partai maka sanksinya bisa berujung pada pemecatan. Namun tentu ada mekanisme partai yang harus dilalui seperti surat teguran dan lainnya,” tegas Hasan.

Perlu diketahui, dalam Pilkada serentak 27 Juni mendatang, Si Kuning (baca: Golkar) telah mengutus telah mengeluarkan SK kepada Ivan Sarundajang-Careig N Runtu untuk bertarung di Pilkada Minahasa serta Alfrets R Takarendehang-Jutixel R Parera di Pilkada Sitaro. Sementara untuk Kabupaten Mitra, Kabupaten Bolmut, Kabapaten Kepualauan Talaud serta Kota Kotamobagu, dukungan diberikan kepada James Sumendap, Karel Bangko, Welly Tita serta Tatong Bara. (ein)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional