Menu

2017, Manado Kantongi 1 Kasus Gizi Buruk

  Dibaca : 284 kali
2017, Manado Kantongi 1 Kasus Gizi Buruk
Rpbby Mottoh

Berat Ideal Bayi

Usia                 Berat Badan

0-3 bulan        2,7 kg-5,7 kg

4-6 bulan        5,0 kg-7,4 kg

7-9 bulan        8,0 kg-8,9 kg

10-12 bulan    9,3 kg-9,9 kg

 

Kasus Gizi Buruk

2015             2

2016            2

2017            1

 

IPM— Meski telah dikategorikan sebagai kota berkembang, tapi bukan berarti Kota Manado luput dari kasus gizi buruk. Terbukti, tahun 2017 kemarin, kota Tinutuan (Baca: Manado) mengantongi satu kasus. Meski begitu, jika mengacu pada data di Dinas Kesehatan, kasusnya mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yakni 2 penderita.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, dr Robby J Mottoh MKes, ikut membenarkan hal itu. Dikatakannya, terjadinya kasus gizi buruk bisa saja dipicuh dua hal yakni tidak optimalnya penanganan terhadap bayi saat masih di kandungan serta adanya penyakit bawaan. “Jadi, kalau semasa dalam kandungan, sang ibu kurang memperhatikan anjuran dokter atau bahkan malas memeriksakan kondisi kehamilannya, maka potensi terserang gizi buruk akan semakin besar,” kata Mottoh, Kamis (1/2/18).

Lanjutnya, untuk mengetahui seorang bayi terkena gizi buruk, salah satunya yakni dilihat dari berat badan (lihat grafik). “Jadi, kalau beratnya di bawah garis merah, maka sang bayi berpotensi terkena gizi buruk, dan harus segera ditanggulangi,” ujarnya sembari menyebutkan, gizi buruk bisa disembuhkan, tapi bukan tidak mungkin juga menyebabkan kematian jika orang tua lalai.

Disinggung soal langkah Dinas Kesehatan dalam mencegah kasus gizi buruk, salah satu birokrat senior di Kota Manado ini menyebutkan, salah satunya adalah melalui pemberian makanan tambahan (PMT). “PMT dilakukan saat kegiatan Posyandu, dan untuk penderita gizi buruk, akan menjadi prioritas dalam kegiatan tersebut,” tuturnya. Disatu sisi, ia juga berharap warga yang sedang hamil, agar lebih sering memeriksakan kandungan ke dokter guna menghindari terjadinya gizi buruk. “Pemeriksaan sangat penting karena ini sangat berhubungan erat dengan kondisi kesehatan ibu dan anak,” pungkasnya. (ein)

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional