Menu

Malaria Dalam Kehamilan

  Dibaca : 135 kali
Malaria Dalam Kehamilan

Oleh: dr. Natalin Allorerung

Malaria merupakan penyakit tropis yang disebabkan oleh parasit Plasmodium dan disebarkan melalui gigitan nyamuk. Sampai saat ini malaria masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara-negara seluruh dunia, baik di daerah tropis maupun sub tropis, terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Penyakit ini dapat menyerang semua individu tanpa membedakan umur dan jenis kelamin dan tidak terkecuali wanita hamil. Malaria dapat disebabkan oleh 4 spesies plasmodium, yaitu Plasmodium falciparum, Plasmodium vivax, Plasmodium malariae, dan Plasmodium ovale.
Malaria pada kehamilan dapat disebabkan oleh keempat spesies plasmodium, tetapi plasmodium Falciparum merupakan parasit yang dominan dan mempunyai dampak paling berat terhadap morbiditas dam mortalitas ibu dan janinnya.
Malaria pada kehamilan dapat menimbulkan pengaruh yang buruk pada ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Kelainan yang ditimbulkan ini sangat tergantung pada status imunitas, jumlah paritas dan umur ibu hamil. Wanita hamil lebih rentan terkena malaria dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil. Kerentanan ini semakin tinggi pada kehamilan pertama dan kedua. Kerentanan terhadap malaria ini berhubungan erat dengan proses imunologi dan perubahan hormonal di masa kehamilan
Pengaruh Malaria pada Ibu Hamil
⦁ Demam
⦁ Anemia kadar hemoglobin (Hb) kurang dari 11gram/dl. Anemia yang terjadi pada trimester pertama kehamilan sangat berhubungan dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).
⦁ Hipoglikemia lebih sering terjadi pada wanita hamil dibandingkan dengan individu yang tidak hamil.
⦁ Edema paru akut sering terjadi pada trimester kedua dan ketiga.
⦁ Malaria serebral disebabkan oleh sumbatan pembuluh darah otak akibat berkurangnya deformabilitas eritrosit yang terinfeksi parasit

Baca Juga:  Dinkes Manado Sweeping 87 Kelurahan

Pengaruh Malaria pada Janin
Ibu hamil yang menderita malaria dapat berakibat buruk pada janin yang dikandungnya. Pengaruh pada janin yang paling sering terjadi adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Yang dapat disebabkan oleh kelahiran prematur dan gangguan pertumbuhan janin. Kondisi ini dapat terjadi akibat malaria di masa kehamilan karena adanya gangguan suplai nutrisi dan oksigen dari ibu ke janin yang dikandungnya. Apabila infeksi yang terjadi cukup berat, malaria di masa kehamilan dapat mengakibatkan abortus atau stillbirth.

Pencegahan terbaik untuk malaria adalah dengan mengurangi kontak dengan Vektor yaitu dengan cara pemakaian kelambu insektisida sehingga dapat mengurangi prevalensi parasitemia.(**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional