Menu

Era Baru GMIM, Arina: Alkitab Pedoman Agung, Tata Gereja Harus Dilaksanakan

  Dibaca : 142 kali
Era Baru GMIM, Arina: Alkitab Pedoman Agung, Tata Gereja Harus Dilaksanakan

 

IPM– Pendeta DR Hein Arina resmi menjadi Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM ke-16 setelah menggantikan Pdt DR HWB Sumakul. Nah, era baru GMIM di bawah kepemimpinan Arina dan kepengurusannya akan menjalankan tugas di periode 2018-2022 (lihat grafis). Arina cs resmi menjalankan tugas setelah dilantik dan diteguhkan pada Sabtu (24/3/18) di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, yang dipimpin Pdt Arthur Rumengan MTeol.
Rumengan dalam khotbahnya berharap, segala perbedaan yang terjadi pada saat pemilihan BPMS dapat segera berlalu. “Sekarang saatnya ini fokus untuk bersama-sama dengan BPMS baru melaksanakan seluruh program yang telah ditetapkan agar GMIM ke depan akan lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey juga Ketua Umum Panitia SMS GMIM ke-79 mengaku bersyukur karena kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik dan aman. “Semuanya ini karena anugrah dan penyertaan dari Tuhan selaku kepala gereja dan dunia,” kata Olly.

“Selamat bertugas kepada BPMS GMIM yang baru. Kiranya kepercayaan yang diberikan Tuhan melalui jemaat dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggungjawab. Biarlah struktur GMIM terpilih dapat menjawab kepercayaan ini dengan pelayanan. Dan, kiranya semua program yang kita lakukan dapat bermanfaat bagi jemaat dan masyarakat,” imbuh Olly saat acara penutupan.

Selain itu, Olly mengapresiasi dan berterima kasih untuk panitia karena sudah bekerjasama serta kerja keras. “Tuhan pasti memberkati kita semua,” kata Olly.

Sebelumnya, Pdt Arina mengucap syukur karena proses pemilihan sudah berjalan sesuai sesuai dengan kehendak Tuhan. “Walaupun ada perbedaan pilihan namun tetap menjaga kebersamaan,” ucap Arina.

Ia menambahkan, nantinya buah-buah pikiran akan dituangkan dalam rencana kerja yang akan disusun. “Intinya Alkitab yang merupakan pedoman agung yang menjadi dasar. Selain itu apa yang telah diatur dalam tata gereja harus dilaksanakan,” beber Arina.

Berita Terkait :  Puluhan Warga Paniki Dua 'Serbu' Kantor DPRD

Di sisi lain, dalam penutupan tersebut juga gubernur menyerahkan piagam penghargaan kepada mantan Ketua BPMS GMIM Periode 2014-2018 Pdt Dr HWB Sumakul yang sudah melayani dan bekerja dengan baik. Begitu juga dengan perwakilan GMIM di Amerika yang sudah mengikuti kegiatan SMS GMIM ke-79.

Diketahui, Pdt Arina terpilih secara demokratis lewat menggunakan e-voting di GKIC Manado, Rabu (21/3/18). Pemilihan hanya dilakukan satu putaran. Pdt Arina meraih suara 1.110 (65%) dari total pemilih 1.702 yang menggunakan hak pilihnya. Padahal, terdata 1.744 suara pemilih tetapi ada yang tidak menggunakan haknya dalam pemilihan. Kemudian, pada posisi terbanyak kedua ditempati Pdt DR Hendry Runtuwene yang meraih 466 suara (27%). Disusul Pdt Petra Rembang yang meraih 96 suara (6%). (elk/baz/zly)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional