Menu

Elly Lasut Masuk Empat Besar Calon Tajir se-Sulawesi

  Dibaca : 45 kali
Elly Lasut Masuk Empat Besar Calon Tajir se-Sulawesi

IPM – Elly Engelbert Lasut (E2L) benar-benar tajir. Dari semua calon kepala daerah yang bertarung di 6 Pilkada di Sulut, dia paling berlimpah harta. Dikutip Indo Post dari kpk.go.id/id/pantau-pilkada-indonesia, harta kekayaan calon Bupati Talaud ini mencapai Rp42,7 miliar.

Menariknya, di pesta demokrasi antar kabupaten se-Pulau Sulawesi, usungan Partai NasDem dan PKPI ini masuk daftar 4 besar terkaya. Urutan pertama ditempati calon Wakil Bupati Gorontalo Utara (Provinsi Gorontalo) sebesar Rp71,4 miliar. Selanjutnya, Anita Bugiswaty Noerdin calon Bupati Donggala (Provinsi Sulawesi Tengah) mencapai Rp49,9 miliar dan Usman Marham calon Wakil Bupati Pinrang (Provinsi Sulawesi Selatan) sebesar Rp44,5 miliar.

Besaran harta kekayaan E2L, yang semula berkarir sebagai dokter di Talaud ini memang tidak mengejutkan. Dia adalah pengusaha di bidang perminyakkan dan media cetak. Istrinya Telly Tjangkulung (T2), selain dikenal pula sebagai pengusaha, juga satu periode memegang jabatan Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) yakni tahun 2008-2013.

Adapun nilai harta kekayaan E2L bersama calon kepala daerah lainnya dirilis resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Pembekalan Anti Korupsi dan Deklarasi Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) calon peserta Pilkada se-Sulut yang digelar di Polda Sulut, kemarin.

Terkait kegiatan yang digelar, Ketua KPU Talaud Dra Velma Sumee mengatakan, prinsipnya kegiatan yang digelar oleh KPK itu di antaranya meminta agar calon kepala daerah se-Sulut yang bertarung dalam Pilkada untuk menolak politik uang. “Dalam materi yang diberikan KPK pada prinsipnya calon Kepala daerah diminta untuk tidak memberikan uang kepada masyarakat,” ujarnya.

Diketahui, KPK menggelar program Pilkada Berintegritas di Sulut. Dalam program ini, KPK menggelar dua kegiatan sekaligus, Kamis (12/4/18). Kegiatan pertama adalah pembekalan untuk para pasangan calon kepala daerah yang akan bertarung dalam Pilkada.

Berita Terkait :  Pilkada Talaud, E2L Terus Tuai Dukungan

Untuk membekali para pasangan calon kepala daerah, KPK berkolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri, Kejaksaaan Agung, dan Kepolisian. Program Pilkada Berintegritas dilaksanakan untuk mendorong terbangunnya perilaku antikorupsi dan pencegahan korupsi pasangan calon kepala daerah. Tujuan lain adalah untuk memberikan pemahaman persoalan-persoalan pokok penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

“Meski sudah banyak kasus korupsi oleh kepala daerah, KPK optimistis korupsi bisa dicegah dan dihentikan, asal kita lakukan bersama dengan komitmen yang kuat,” kata Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif.

Kegiatan diikuti 16 pasangan calon kepala daerah di Provinsi Sulut. Yaitu dua pasangan dari Kota Kotamobagu, tiga pasangan dari Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, empat pasangan dari Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, empat pasangan dari Kabupaten Kepulauan Talaud, dua pasangan dari Kabupaten Minahasa, dan sepasang calon dari Kabupaten Minahasa Tenggara.

Pembekalan ini dipandang perlu dilakukan karena KPK mencatat terdapat 18 gubernur dan 71 wah kota/bupati dan wakil terjerat kasus korupsi. Berdasarkan kasus tindak pidana korupsi tersebut, KPK telah memetakan setidaknya 9 titik rawan korupsi di pemerintah daerah.

Sembilan ttik tersebut adalah perencanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), pengganggaran APBD, pelaksanaan APBD, perizinan, pembahasan dan pengesahan regulasi, pengelolaan pendapatan daerah, rekrutmen, promosi, mutasi, dan rotasi kepegawaian, pelayanan publik, dan proses penegakan hukum.

Selam pembekalan antikorupsi, KPK memanfaatkan moment Pilkada Berintegrltas 2018 di Provinsi Sulawesi Utara untuk memfasilitasi pengumuman Laporan Harta Kekayaan (LHKPN) masing masing calon kepala daerah kabupaten/kota di Sulut.

Tujuannya untuk para calon kepala daerah adalah untuk sarana pengendalian internal karena set up perubahan hartanya harus dilaporkan setiap tahun dan dapat diawasi oleh masyarakat. Untuk masyarakat. pengumuman LHKPN ini adalah sebagai salah satu penilaian untuk menentukan calon kepala daerahnya. (air/ker)

Berita Terkait :  Kadin Indonesia Dukung HAG Bangun Perekonomian Sulut
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional