Menu

4 Hari Kecamatan Pinolosian Tanpa Listrik

  Dibaca : 52 kali
4 Hari Kecamatan Pinolosian Tanpa Listrik
ILUSTRASI

BOLSEL– Masyarakat Kecamatan Pinolosian kembali mengeluhkan pelayanan PLN Molibagu. Pasalnya, sejak Senin (16/4/18) hingga Kamis kemarin, wilayah tersebut tidak dialiri listrik. Hal itu membuat aktivitas warga terganggu hingga kerugian materi.
Menurut warga, Bolsel khususnya Kecamatan Pinolosian bersatu sudah darurat listrik. “Listrik sudah menjadi masalah krusial sejak tahun kemarin. Bukannya ada peningkatan, tahun ini lebih buruk. Pemadaman bukan hanya terjadi satu sampai lima jam saja, tapi sampai empat hari,” ujar Usman Liputo, warga setempat.
Menurutnya, PLN harusnya lebih profesional dengan memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. “Masyarakat mengalami kerugian dengan kerusakan barang elektronik dan ditutupnya usaha kecil. Sementara, kompensasi buruknya pelayanan tidak pernah diperoleh,” ujar Usman.
Dikatakannya, PLN harus lebih sigap dalam menangani persoalan listrik. “PLN hanya berlaku cepat dalam menanggani tunggakan listrik. Tapi pelayanan tidak pernah menunjukkan peningkatan,” kata Usman
Hal serupa disampaikan Yo Olii.
Dituturkannya, lemari es di rumahnya sudah dua yang rusak. “Istri saya jualan ikan masak. Otomatis saya harus menyiapkan lemari es untuk stok ikan. Tapi karena listrik terus padam hingga berhari-hari, lemari es rusak. Usaha kecil ini akan ditutup jika kondisi listrik terus seperti ini,” ujarnya.
Selain itu, banyak warga setempat yang meluapkan kekesalan merekan lewat akun media sosial faceebook (fB).
“Pekerjaan rumah harus tertunta. Pakaian kotor dan strikaan menumpuk. Kapan listrik bisa stabil,” tulis akun Erni Paputungan dalam akun fb-nya.
Pemadaman listrik turut berdampak pada pelayanan masyakat di Kantor desa hingga Kecamatan.
“PLN harus segera mencari solusi pemadaman berkelanjutan ini. Selain aktivitas warga, pemadaman listrik juga berpengaruh pada pelayanan masyrakat. Terlebih dalam pengurusan surat-suratan di kantor desa,” ucap Camat Pinolosian Abdillah Gonibala.
“Jangan sampai kondisi listrik seperti ini terjadi saat bulan Ramadhan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala PLN Molibagu Jhon Vi saat dikonfirmasi menjelaskan, saat tim melaksanakan pekerjaan terencana di Desa Inosota, ada pohon yang roboh sehingga pemadaman harus dilakukan. “Setelah pekerjaan selesai, tim mau mengaktifkan kembali aliran listrik . Tapi terjadi gangguan tegangan dari wilayah Gorontalo. Saya tidak tahu pasti apa masalahnya,” terang Jhon Vi.
Terkait solusi katanya, PLN sudah mengupayakan pengadaan masin. 1 unit dari Makasar dan dua unit mesin cadangan dari Manado dan Tagulandang. “Mesin di PLN Molibagu ada enam unit. Tapi, tiganya rusak. Sehingga kita mengupayakan pengadaan satu mesin dan dua mesin cadangan. Pengadaan mesin sudah dalam proses,” tuturnya.
Di sisi lain, Jhon Vi meminta maaf atas pelayanan yang kurang maksimal dari PLN Molibagu. “Saya minta maaf kepada masyarakat. Semoga dengan adanya pengadaan mesin baru, listrik bisa stabil kembali. Apalagi saat bulan Ramadhan,” ujarnya (lel)

Berita Terkait :  Satgas TMMD Akrab Dengan Masyarakat Bolsel
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional