Menu

Polres Bitung Lumpuhkan Dua Residivis Penganiayaan dan Sajam

  Dibaca : 274 kali
Polres Bitung Lumpuhkan Dua Residivis Penganiayaan dan Sajam

IPM – Diduga sering menjadi biang keonaran, dua pemuda berinisial OM alias Nuken (22) dan RJU alias Korea (19) berhasil diamankan jajaran Polres Bitung, Jumat (25/5/2018).

Kedua pemuda tersebut harus dilumpuhkan dengan timah panas saat akan diamankan Tim Tarsius, Tim Buser dan Tim Cobra Polsek Maesa. “Mereka coba melarikan diri dan melawan petugas saat akan diamankan di salah satu tempat kos di Manado,”kata Kapolres Bitung, AKBP Philemon Ginting SIK MH, Sabtu (26/5/2018).

Berdasarkan laporan kata Kapolres, Nuken dan Korea terlibat kasus penganiayaan dan penyerangan di wilayah Kecamatan Girian, Kecamatan Madidir dan Kecamatan Maesa. “Keduanya merupakan residivis kasus penganiayaan dan kepemilikan senjata tajam. Makanya anggota tak mau ambil resiko sehingga langsung melumpuhkan saat diamankan,”singkatnya.

Sementara itu, menurut Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Edy Kusniadi saat dikonfirmasi menuturkan, usai membuat keonaran, Nuken dan Korea melarikan diri keluar dari wilayah Kota Bitung. “Kita lakukan pengembangan dan diketahui mereka berdua sementara bersembunyi di salah satu tempat kos di Manado,”ungkapnya.

Tim kemudian kata Edy langsung melakukan pengintaian di tempat kos yang dicurigai menjadi tempat persembunyian selama empat jam sebelum menggrebek dan mengamankan keduanya. “Dari tangan pelaku diamankan lima ujung anak panah wayer bersama tig buah pelontar anak panah dan satu buah tas yang diduga digunakan keduanya dalam menjalankan aksi kejahatannya serta sepeda motor matic yang digunakan melarikan diri,”tandasnya.

Dari informasi, sebelum diamankan Nuken dan Korea terakhir melakukan penganiyaan di Mangga Dua Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian dan di Kompleks SMP 12 Kelurahan Wangurer Barat, Kecamatan Madidir.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional