Menu

Suara Menristekdikti Penentu Pilrek, Hari Ini Unsrat Rektor Baru

  Dibaca : 40 kali
Suara Menristekdikti Penentu Pilrek, Hari Ini Unsrat Rektor Baru

IPM – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado akan akan menggelar pesta demokrasi empat tahunan, Kamis (7/6/18), hari ini. Ya, terdapat tiga kandidat calon rektor (Carek) siap bertempur menjadi orang nomor satu (rektor) di Unsrat. Di antaranya, Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSc DEA sebagai incumbent, Prof Dr Telly Sumbu MH dan Prof Dody Sumajouw, MEng PhD. Tugas berat pun menanti tiga kandidat untuk meraih kemenangan. Yakni harus mampu merebut suara Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), sebesar 35 persen. Selain itu, terdapat suara 75 anggota Senat Unsrat yang memiliki hak pilih.

“Memang paling menentukan adalah suara Menristekdikti. Karena presentasenya 35 persen. Kalau sudah mendapatkan restu Menristekdikti, setidaknya kemenangan sudah di depan mata. Tapi juga tidak boleh mengesampingkan pemilih dari anggota Senat Unsrat,” beber sumber resmi Indo Post, Rabu (6/6/18).

Ketua Senat Unsrat, Prof Dr Ir Janny Kusen MSc mengungkapkan, berdasarkan surat nomor 26/UN12/SU/VI/2018 tentang Undangan Rapat Senat Tertutup Pemilihan Rektor Unsrat Periode 2018-2022 dan surat nomor 2375/A.A2/KP/2018 tentang kebersediaan Menristekdikti/pejabat yang diberi kuasa menteri untuk menghadiri prosesi Pilrek pada hari ini. “Iya besok (hari ini) Pilrek. Sudah resmi. Ini tahapan akhirnya. Dan sementara mempersiapan kertas suara,” ucap Kusen, kemarin.

Dia pun menjelaskan, mekanisme penerapan dalam Pilrek sepenuhnya kewenangan menteri. “Tergantung maunya menteri. Karena dia yang punya kewenangan,” imbuhnya.

Terpisah, Prof Dody Sumajouw, M Eng Ph D saat dimintai tanggapannya mengungkapkan, telah siap untuk menyambut pesta demokrasi di lingkup Unsrat. “Menang dan kalah saya sudah siap. Kalau sudah masuk arena semacam ini harusnya siap. Entah mau menang ataupun kalah,” tegasnya.

Kemudian, saat koran ini ditanya isu yang beredar terkait kejelasan rekomendasi menteri yang diisukan berpihak kepadanya, Guru Besar (GB) Fakultas Teknik Unsrat ini dengan nada optimis membenarkan hal tersebut. “Suara menteri ke saya. Dan saya optimis,” pungkasnya.

Berita Terkait :  Warga Raanan Baru Tewas Dibunuh di Papua

Sementara itu, Carek Telly Sumbu enggan menanggapi prosesi Pilrek Unsrat. “Kalau saya no comment,” singkatnya.

Diketahui, tahapan sebelumnya, Kumaat memperoleh 38 suara, Sumbu 18 suara sementara Sumajouw 7 suara. (trs/zly)

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional