Menu

Hadirkan 33 Posko Gangguan, PLN Suluttenggo Jamin Pasokan Listrik Idul Fitri Aman

  Dibaca : 53 kali
Hadirkan 33 Posko Gangguan, PLN Suluttenggo Jamin Pasokan Listrik Idul Fitri Aman
Konsferensi pers di Kantor APD PLN Suluttengo

MANADO – Meski risiko gangguan kelistrikan dapat terjadi setiap saat, namun PT PLN Wilayah Suluttenggo menjamin aman dan tidak ada pemadaman selama Ramadan dan Idul Fitri. Dari sisi pasokan daya pembangkit, kemampuan mesin pembangkit PLN tidak bermasalah karena ada surplus atau kelebihan daya listrik sebesar 38 ribu Megawatt (MW). Selain itu, sistem pemeliharaan yang dilakukan setiap dua pekan sekali, pemadaman listrik dapat terus dieliminir.
Dan, untuk mengantisipasi dan menekan terjadinya gangguan kelistrikan yang berimbas pada pemadaman selama Ramadan dan Idul Fitri, PLN mendirikan 33 pos gangguan dan siaga yang tersebar di sejumlah wilayah operasional di Manado hingga Bolaang Mongondow (Bolmong) Raya.
“Kami imbau kepada warga atau konsumen yang tempat tinggalnya mengalami pemadaman listrik dapat mengadu ke pos-pos gangguan terdekat. Khusus umat muslim yang melaksanakan salat ied namun terkendala masalah kelistrikan, dapat meminta bantuan kepada PLN,” imbau Manager Area Pengatur Distribusi (APD) PT PLN Wilayah Suluttenggo, Wahyu Catur Prasetyo, akhir pekan lalu.
Wahyu menjelaskan, untuk memaksimalkan pelayanan kepada konsumen, PT PLN Wilayah Suluttenggo telah menerapkan sistem monitoring ketenagalistrikan secara online dengan fasilitas android. Sistem itu, kata dia, untuk memudahkan petugas mengetahui lokasi yang mengalami gangguan kelistrikan.
“Artinya, meski konsumen tidak melaporkan, petugas dapat mengetahui wilayah atau lokasi yang mengalami gangguan, karena akan ada sinyal atau tanda melalui layar komputer kontrol di APD,” jelas Wahyu.
Menyinggung soal beban puncak, Wahyu menyebutkan terjadi pada 1 hingga 14 Juni dengan perkiraan sebesar 379,25 MW atau ada surplus sekitar 38,54 MW. Sedangkan saat Idul Fitri pada 15 Juni hingga 16 Juni, beban puncak diperkirakan mencapai 311, 51 MW atau surplus sekitar 106,28 MW. Dia optimis pemadaman listrik tidak akan terjadi karena menyisahkan cadangan listrik dari pembangkit yang terpasang di Sistem 150 KV Sulut-Gorontalo yang cukup besar.
“Selain menggenjot pemeliharaan peralatan listrik, PLN juga selalu berkoordinasi dengan instansi terkait terkait pemangkasan pohon, karena merupakan kendala besar terjadinya gangguan listrik. PLN terpaksa memadamkan listrik karena dahan atau cabang pohon telah tersangkut di kabel-kabel listrik,” katanya.
Sementara itu Deputi Manager Hukum dan Humas PT PLN Wilayah Suluttenggo Jantje Rau mengatakan, PLN telah melakukan koordinasi dengan kantor-kantor Cabang dan kantor Rayon sebagai langkah antisipasi terjadinya pemadaman listrik.
“PLN telah mengundang sejumlah media massa dan melakukan peninjauan lapangan untuk mengetahui secara langsung kesiapan rekan-rekan di lapangan. Di antaranya, Rayon Manado Utara di Perkamil, Rayon Airmadidi, dan Rayon Bitung,” jelas Jantje.(ing/baz)

Berita Terkait :  WKI Sinode GMIM Apresiasi Peluncuran Alkitab Bahasa Manado
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional