Menu

Hendra, Balon DPD Ditangkap Polda Sulut

  Dibaca : 83 kali
Hendra, Balon DPD Ditangkap Polda Sulut
Hendra saat berada di Polda Sulut.

IPM – Bakal calon (Balon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) HJ alias Hendra, ditangkap Polda Sulut, Rabu (25/7/18). Hendra diduga melakukan pencemaran nama baik lewat Facebook, terhadap Jakson Kumaat (Jacko). Jacko merupakan Ketua DPD Partai Hanura Sulut.

Pantauan harian ini, HJ mengenakan kemeja putih datang ke Mapolda Sulut, sekira pukul 13.15 Wita. Bersama kuasa hukumnya, HJ berada di salah satu ruangan Diresskrimsus Polda Sulut. Tak lama kemudian polisi datang, 10 di antaranya berseragam lengkap menggengam senjata laras panjang. HJ pun diborgol dan dipindahkan ke ruangan lainnya yang hanya berjarak lima meter. HJ kemudian diperiksa penyidik, terkait kasus yang melilitnya.

Kasubdit Cyber Crime dan Perbankan, Diresskrimsus Polda Sulut, AKBP Iwan Permadi menjelaskan perihal penangkapan. Ia mengatakan, diamankan HJ lantaran tak memenuhi panggilan sebanyak dua kali. “Hari ini kami sudah layangkan panggilan tidak menghadap, sesuai Undang-undang dan surat penangkapan sudah dikeluarkan, kami bisa melakukan penangkapan kepada yang bersangkutan (HJ),” katanya.

Baca Juga:  Wawali SAS Hibur Keluarga Almarhum Fernando Wowor

Terkait penangkapan, Permadi membeberkan pihaknya mendatangi kediaman HJ di Winangun. Namun, ketika sampai di lokasi, mobil milik kepolisian hampir ditabrak mobil HJ. “Kendaraan milik HJ lari menuju ke Polda Sulut. Jadi Dia (HJ) mempunyai alibi menyerahkan diri ke kepolisian,” terangnya.

Pihak yang dilibatkan dalam menangkap HJ, yakni Dirreskrimsus Polda Sulut dan Sabhara Polda Sulut. “Tidak permasalahan apa-apa (dengan HJ). Saya hanya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Permadi.

Dalam kasus dugaan pencemaran nama baik, HJ dikenakan pasal 27 ayat 3 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). “Ancaman hukuman empat tahun penjara untuk kasus tersebut,” katanya.

Terpisah, HJ ketika diwawancarai mengatakan, lewatnya jam panggilan, lantaran menunggu kuasa hukumnya yang berasal dari Jakarta. “Tapi saat saya sampai di sini (Polda Sulut), penyidik tidak ada. Saya menanyakan kepada anggota Polwan tentang penyidik, katanya sedang berada di luar,” ujarnya.

Baca Juga:  Gadis Paal Dua Jadi 'Budak Seks' Pemuda Mapanget

HJ menyayangkan penangkapan, yang menurutnya sangat tendensius. Lantaran dirinya telah menunggu penyidik selama satu jam. “Iwan Permadi mempunyai tendensi khusus. Caranya menangkap tidak menunjukan tidak profesional dan terbawa emosi,” kata HJ yang juga mantan anggota polisi yang dipecat.
Dalam kasus ini, HJ tidak akan menempuh jalur praperadilan. Menurutnya, praperadilan akan dipelintir seolah dirinya melawan institusi Polri. “Saya tidak akan melakukan menghadapinya. Tapi cara saya menyayangkan cara penangkapan menggunakan polisi pakai pistol, seolah-olah menunjukan power (kekuatan,red),” tutup HJ. (air)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional