Menu

Sadis, Pria Bolmong Bantai Istri Hingga Tewas di Depan Anaknya

  Dibaca : 61 kali
Sadis, Pria Bolmong Bantai Istri Hingga Tewas di Depan Anaknya

IPM— Pembunuhan sadis kembali terjadi di Bumi Totabuan, tepatnya Desa Ayong Kecamatan Sangtombolang Kabupaten Bolmong, Selasa (11/9/18) kemarin. Betapa tidak, Hamdi Derek (43) nekat menghabisi nyawa Sunarti Mamonto, yang tidak lain adalah istrinya sendiri.

Ironisnya lagi, aksi brutal pelaku dilakukan di hadapan anak mereka Afgan Sareja Derek (9). Berdasarkan penuturan anak korban, peristiwa tragis itu terjadi, Selasa (11/9/18) sekira pukul 01.00 Wita.

Dimana ia bersama kedua orang tuanya tidur bersama di kamar belakang. Tiba-tiba ia (Afgan, red) terbangun lantaran merasa ada yang menindih tubuhnya. Belakangan ia menyadari bahwa tubuhnya telah ditindih oleh ibunya. Ironisnya lagi, disaat bersamaan ia mendapati sang ayah sedang memukul ibunya secara membabi buta.

“Saya juga melihat ayah mengambil sesuatu (cairan kimia, red), dan menyisiramnya ke tubuh ibu,” beber Afgan. Lanjutnya, melihat itu, ia langsung keluar melalui pintu dapur sambil berteriak meminta tolong. “Saya memanggil kakek untuk menolong ibu,” ujarnya. Sang kakek, Rajab Mamonto, (58), yang juga adalah ayah korban, yang mendengar teriakan cucunya langsung bergegas bangun.

Baca Juga:  Nelayan Mitra Hilang di Lautan Basaan

“Saya dengar Afgan berteriak sambil mengatakan bahwa ayah dan ibunya sedang berkelahi,” kata Mamonto. “Saya langsung bangun dan bergegas menuju ke rumah mereka,” tambahnya. Saat tiba di rumah anaknya, sambung dia, lampu rumah sedang padam. “Saya coba panggil Afgan, namun tidak ada jawaban,” katanya lagi.

Selanjutnya, ia menyalakan lampu dalam rumah. Betapa terkejutnya ia saat mendapati anaknya Sunarti sudah tergeletak di dalam rumah tepatnya depan pintu depan rumah. “Ia (korban, red) sudah berlumuran darah,” ujarnya. Pria malang ini pun langsung berteriak dan minta tolong kepada warga sekitar.

Hasil evakuasi medis, korban mengalami luka tusukan di perut kiri bawah sepanjang 8 cm yang mengenai usus, luka robek di kepala kiri dan luka robek di jari kanan. “Korban meninggal karena mengalami pendarahan,” kata dr Yurike Sunaryo. Sementara itu, tersangka usai melakukan aksinya, langsung tumingkas.

Baca Juga:  Puluhan Warga Sea Demo Damai di Kantor DPRD Sulut

Namun, dengan kesigapan pihak Polsek Sangtombolang di bawah kepemimpinan AKP Rusdin Zima, berhasil membekuk pelaku di ruas Jl Trans Sulawesi, tepatnya di Jalan Labuang yang hendak menumpang kendaraan. “Pelaku sudah diamankan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” singkat Kapolsek Sangtombolang. (jly/bny)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional