Menu

PLN Berhasil Perbaiki 7 GI di Sulteng

  Dibaca : 43 kali
PLN Berhasil Perbaiki 7 GI di Sulteng
SIANG MALAM: Petugas PLN memperbaiki GI Sidera yang melayani pelanggan di sebagian Palu dan Kabupaten Sigi.

PALU — Kerja keras tim PLN di Palu dan sekitarnya, di hari ke-8 pascabencana, berhasil perbaiki 7 Gardu Induk yang ada di Palu, Sigi dan Donggala. 7 GI yang melayani sebagian besar wilayah Sulawesi Tengah itu yakni GI Talise, GI Sidera, GI Silae, GI Poso, GI Pamona, GI Pasangkayu, dan GI Parigi.
“Alhamdulillah, hari ini (6/10) sebelum adzan subuh berkumandang tim gabungan PLN berhasil menyalakan sebagian listrik di Donggala,” ujar Direktur Bisnis Regional Sulawesi PLN, Syamsul Huda.
Sebelumnya, pasca gempa yang menimpa Palu dan Donggala, Jumat (28/9/18) lalu, PLN mengoperasikan 36 genset yang tersebar di beberapa titik di Donggala guna memulihkan sementara sistem kelistrikan disana.
“Tadi malam listrik di Donggala sudah berhasil disuplai dari Gardu Induk (GI) Pasangkayu. Hal ini menjadi titik terang untuk kembali menerangi Donggala. Saat ini kami juga berfokus untuk secara bertahap dapat memperbaiki seluruh infrastruktur kelistrikan di Donggala karena medan yang dilalui juga cukup berat,” ungkap Huda.
Masyarakat Donggala pun memberikan apresiasinya kepada PLN. Kepala Pengadilan Negeri Donggala Djainuddin Karanggusi mengatakan, sejak semalam Jumat malam listrik di daerahnya (Donggala) sudah menyala. “Terima kasih PLN yang telah berjuang memulihkan listrik di Palu dan Donggala,” ungkapnya.
Jika tim gabungan PLN yang berjumlah 1.200-an telah berhasil memulihkan seluruh GI sehingga beroperasi 100%, di sisi lain baru 35 dari 45 penyulang di Palu yang telah beroperasi. Tentunya hal ini akan mendongkrak beban puncak pemakaian listrik di Kota Palu, sementara itu sebagian listrik di Sigi juga telah berhasil dinyalakan oleh tim gabungan PLN. Dan, demi percepatan perbaikan, PLN juga menambahkan 150 personel yang di datangkan dari Jawa Timur.
Sementara di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata, Palu, sejak Jumat (5/10/18), PLN telah berhasil memulihkan pasokan listriknya. Suplai listrik ke RSUD Undata, diambil dari penyulang (feeder) Arwana. Rumah sakit ini sebelumnya usai terjadi gempa mengalami padam total, dan hanya menggunakan genset untuk melayani pasien dan korban gempa.
Sementara itu, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto yang menjadi koordinator lapangan pemulihan Palu dan Donggala mengatakan, di hari ke-7 pascabencana, pasokan listrik di Palu, sudah mencapai 80 persen.
“Hari ini dari tujuh Gardu Induk sudah dapat dihidupkan enam. Kawan kita (dari PLN) cepat sekali karena sudah ada konsolidasi. Sekarang listrik sudah dapat dipulihkan 80 persen,” lanjutnya.
Katanya, hingga terakhir sudah turun 1.250 petugas PLN yang memperbaiki listrik. Hal itulah yang membuat penanganan listrik sangat cepat setelah sepekan gempa.
Masalah yang ada sekarang, jelas Wiranto, tinggal bagaimana membangun jaringan yang rusak akibat tanah ambles. Listrik yang telah ada pun tidak bisa menerangi semua daerah yang terdampak. “Kalau mencapai keseluruhan terang benderang, ya jaringannya diperbaiki,” jelasnya.
Ia mengatakan masih perlu waktu panjang untuk membangun kembali jaringan listrik. Untuk itu, pihaknya memerintahkan agar 80 persen pasokan listrik itu diarahkan ke tempat yang sangat membutuhkan.
“Seperti rumah sakit, SPBU, sentra ekonomi, jalan yang butuh penerangan, kantor-kantor juga, itu semua sudah mulai dilakukan,” tutupnya.(baz/dtc)

Baca Juga:  Tindaki Penunggak, Komisi III DPRD Sulut Dukung PLN
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional