Menu

Tidak Difungsikan, Pelabuhan Sawang di Sitaro Cuma Jadi Tampa Batunangan

  Dibaca : 655 kali
Tidak Difungsikan, Pelabuhan Sawang di Sitaro Cuma Jadi Tampa Batunangan

IPSITARO — Pembangunan Pelabuhan Sawang, yang terletak di Kecamatan Siau Timur Selatan, Kabupaten Sitaro, Sulut, awalnya mendapat sambutan antusias warga sekitar.

Mereka berpendapat, kehadiran 2 pelabuhan yakni untuk pelabuhan umum dan penyeberangan ini, akan ikut mendongkrak ekonomi.

Sayangnya, belakangan harapan tersebut layaknya kata pepatah, jauh api dari panggang.

Pasalnya, pelabuhan yang dibangun dengan menggunakan dana pusat alias APBN ini, justru tidak difungsikan.

Ironisnya lagi, kini lokasi tersebut jadi area yang sangat digandrungi kaum muda-mudi, bahkan pasangan hubungan gelap (selingkuh) untuk memadu kasih atau yang tren dengan istilah batunangan.

Hal ini sebagaimana dibeberkan, Susan Takalamingan, warga Sawang Bandil.

“Ini pelabuhan sekarang Cuma jadi tampa orang bagadang, apalagi kalu so malam (Pelabuhan ini sekarang hanya jadi tempat orang-orang memadu kasih, apalagi malam hari),” beber Takalamingan, saat menyambangi wartawan media ini.

Mestinya, sambung dia, sarana ini difungsikan, karena akan sangat menopang ekonomi warga khususnya di wilayah Sitimsel.

“Beberapa waktu lalu dermaga ini pernah dipakai, dan kami merasakan dampak positifnya bagi ekonomi kami,” ujarnya.

Sayangnya, kondisi itu tidak berlangsung lama, karena sudah tidak ada lagi kapal yang mampir.

Sementara itu, Penjabat Kapitalau (Kepala Desa) Kampung Sawang Bandil, Sans Dumendehe, ketika dikonfirmasi terkait aset negara yang ada di wilayah administrasinya mengatakan bahwa dermaga tersebut dibangun dengan anggaran APBN.

“Sejauh ini kami belum mendapat petunjuk soal penyerahan aset. Dengan kata lain, kami belum punya kewenangan di pelabuhan tersebut, karena belum jadi aset Pemda (Sitaro),” beber Dumendehe sembari menambahkan, untuk memberi penjelasan lebih lanjut, itu bukan domain pemerintah kampung.

“Selebihnya, saya no comment,” timpalnya.

Meski begitu, ia juga mengaku memiliki impian yang sama dengan warga sekitar, di mana pelabuhan tersebut harus difungsikan.

“Toh, kalau difungsikan, selain masyarakat sekitar sini sudah dekat ke pelabuhan, juga bisa membuka peluang bisnis, yang ujung-ujungnya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kuncinya.

Sekadar diketahui, pantauan Indo Post, beberapa sarana penunjang dermaga mulai rusak. Tampak pula gulma mulai menguasai kawasan pelabuhan. (gus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional