Menu

Sadis, Pria Langowan Tewas Setelah Mendapat Tiga Tusukkan

  Dibaca : 55 kali
Sadis, Pria Langowan Tewas Setelah Mendapat Tiga Tusukkan

IPMINAHASA — Kasus pembunuhan kembali terjadi di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Kali ini, RT alias Aples warga Desa Amongena, Kecamatan Langowan Timur, nekat menghabisi lelaki Abdul Wahid alias Memes (32) asal Desa Waleure, dengan tiga tusukan.

Peristiwa berdarah ini terjadi ketika Aples dan Memes menghadiri pesta pernikahan di desanya, Senin (15/7/19) sekitar pukul 03.00 dini hari.

Kronologisnya, ketika antara korban lelaki Abdul Wahid alias Memes dan Aples duduk di lokasi acara, tempat yang berbeda, (jarak sekitar 15 meter), yang kemudian sekitar 15 menit kemudian lelaki Aples berjalan menuju ke arah Memes yang sedang duduk dan langsung mencabut pisau yang ada di pinggangnya dan menusuk Memes yang sedang duduk.

Kemudian terjadi keributan di mana saling lempar kursi plastik dan piring, dan kemudian lelaki Aples keluar dari lokasi acara dan menuju ke sepeda motor miliknya dan langsung pergi ke rumah salah satu keluarganya di Desa Tempok Kecamatan Tompaso.

Kabag Ops Polres Minahasa Kompol Yuriko Fernanda SH SIK, mengatakan, sekitar jam 07: 00, pihak kepolisian Polsek Langowan bersama dengan Unit Resmob Polres Minahasa dibawa pimpinan Kasat Reskrim AKP Muhammad Fadly SIK, dibantu informasi keluarga berhasil mengamankan Aples di Desa Tempok Kecamatan Tompaso.

“Setelah mendengar informasi dari masyarakat, Polsek Langowan dibantu Unit Jatanras Unit Identifikasi dan Satuan Resmob Satuan Reskrim Polres Minahasa langsung pergi ke tempat kejadian untuk melaksanakan ola Tempat Kejadian Perkara (TKP) berkoordinasi dengan pihak medis rumah sakit (RS) untuk memastikan bahwa korban meninggal karena adanya kekerasan pada tubuh korban, selanjutnya mencari informasi tentang kronologis kejadian setelah memastikan yang terjadi adalah tindak pidana,” kata Fernanda, saat konferensi Pers bersama dengan sejumlah media di Polres Minahasa.

Lanjut dia, pihaknya sudah mengamankan persembunyian di Desa Tempok Kecamatan Tompaso pada pukul 07.00 Wita Senin (15/7/19).

“Kasus terjadinya penikaman sehingga korban meninggal dunia, merupakan Kasus 338 KUHP dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara,” ujarnya.

Selain itu, Kasat Reskrim AKP Muhammad Fadly, SIK menuturkan, Tim khusus Polsek Langowan dibantu dengan Unit Jatanras dan Unit Resmob Sat Reskrim langsung melakukan pengajaran terhadap tersangka Aples berhasil diamankan di Desa Tempok Kecamatan Tompaso di rumah keluarganya bersama dengan barang bukti sebilah pisau.

“Pada saat diamankan, tersangka tidak melakukan perlawanan,” pungkasnya. (ito)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional