Menu

SDN 12 Manado Kembali Jadi Destinasi Study Banding

  Dibaca : 108 kali
SDN 12 Manado Kembali Jadi Destinasi Study Banding

IPMANADO — Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam beberapa tahun terakhir, SDN 12 Manado, Sulawesi Utara, mengalami peningkatan signifikan. Hal ini tidak lepas dari inovasi-inovasi yang dilakukan Kepala Sekolah, Jooke Lendo SPd MPd.

Tidak heran jika kemudian SD yang terletak di Kecamatan Tuminting ini, kian dibanjiri kedatangan rombongan studi banding.

Setelah rombongan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang meminta penjelasan sehubungan dengan mekanisme pengelolaan dana di sekolah-sekolah, pekan lalu, lembaga pendidikan yang mengantongi 400-an siswa ini kembali disambangi rombongan studi banding pengawas SD se-Kabupaten Gorontalo.

Kepala Sekolah Jooke Lendo, saat dikonfirmasi, ikut membenarkan hal ini.

“Ada beberapa hal yang ingin dipelajari oleh teman-teman pengawas dari Kabupaten Gorontalo, dan kita sudah presentasikan itu kepada mereka,” kata Lendo.

Dalam materi presentasi, salah satu Kepsek terbaik di Kota Manado memaparkan profil sekolah, profil kepala sekolah, program pembelajaran hingga prestasi yang telah diraih dalam 5 tahun terakhir.

“Termasuk juga penerapan Kurikulum 13 di SDN 12, kita paparkan kepada mereka,” sebut kepala sekolah yang pernah membawa SDN 12 menjadi finalis sekolah budaya mutu tingkat nasional ini serta sekolah model tingkat kota ini.

Sementara itu, beberapa pengawas yang tergabung dalam rombongan studi banding itu mengaku mendapat banyak masukkan dalam kegiatan ini.

“Meski hanya sepintas kita melihat apa yang telah dipresentasikan, namun kita boleh mendapat banyak hal sehubungan dengan kiat-kiat memajukan sektor pendidikan,” aku salah seorang pengawas, dan diiyakan rekan lainnya.

Tidak hanya itu, mereka juga mengapresiasi terbosan yang dilakukan Lendo sehubungan dengan memboyong guru-guru studi banding ke sekolah unggulan di Bali dan Singapura.

“Kami kira ini merupakan kiat yang sangat baik untuk kita coba sodorkan ke teman-teman guru dan kepala sekolah di Kabupaten Gorontalo,” ujar mereka.

Sekadar diketahui, rombongan studi banding itu berjumlah 28 orang. (ein)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional