Menu

Sekprov Kukuhkan Komunitas Peduli Sungai di Sulut

  Dibaca : 75 kali
Sekprov Kukuhkan Komunitas Peduli Sungai di Sulut
Pengukuhan Komunitas Peduli Sungai di Sulut

MANADO — Komunitas Peduli Sungai (KPS) di Sulawesi Utara bertumbuh sangat cepat. Sebelumnya hanya 2 kelompok, kini sudah terbentuk 30-an kelompok KPS dari berbagai latar belakang pecinta lingkungan, khususnya kelestarian sungai.

Hal ini terungkap saat pengukuhan Komunitas Peduli Sungai (KPS) Sulut, di Swiss-belHotel Manado, Kamis (8/8/19) kemarin. KPS ini dikukuhkan oleh Sekdaprov Sulut Edwin Silangen.

Dalam sambutannya Sekprov mengingatkan pentingnya peranan sungai dalam mendukung kehidupan mahkluk hidup. Makanya perlu dijaga agar tidak terjadi penurunan fungsi sungai yang dapat membuat kerusakan.

“Dampaknya perlu penanganan ekstra sehingga membutuhkan waktu dan biaya yang besar,” ujar Silangen.

Dalam pengukuhan KPS yang disertai dengan Rapat Pembinaan Kemitraan Pemerintah, Perguruan Tinggi, Komunitas Peduli Sungai, itu Sekprov mengapresiasi keberadaan KPS yang konsisten menjaga sumber daya air di Sulut.

“Sebagai wadah penjaga kelestarian sungai dan pengelolaan risiko bencana di daerah aliran sungai dengan pendekatan ecosystem based, Komunitas Peduli Sungai diharapkan dapat menumbuhkan komitmen serta meningkatkan kapasitas dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya air dan sungai di daerah dalam rangka gerakan pengurangan risiko bencana,” kata Silangen.

Menurutnya, dalam pengelolaan sungai termasuk konservasi sungai, pengembangan sungai dan pengendalian daya rusak air, perlu partisipasi masyarakat.

“Saya berharap tumbuhnya peran aktif, sinergitas dan konsistensi dari semua pihak dalam melestarikan, mengelola sumber daya air, dengan terus menjaga kebersamaan kita,” ujarnya.

Menurutnya, dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai dijelaskan bahwa pemerintah sesuai kewenangannya melakukan pemberdayaan masyarakat secara terencana dan sistematis dalam pengelolaan sungai, sehingga partisipasi masyarakat sangat penting dalam pengelolaan sungai.

Denny Taroreh, salah satu aktivis lingkungan yang terus menginisiasi tumbuhnya KPS ini mengapresiasi berbagai kalangan yang telah memberi diri sehingga bergabung dalam komunitas-komunitas peduli sungai.

“Makin banyak komunitas yang muncul makin baik untuk mencegah lebih rusaknya sungai sebagai sumber kehidupan. Kami berharap masih ada lagi kalangan yang tertarik membentuk komunitas yang bisa memberikan advokasi kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian sungai.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional