Menu

Wagub Kandouw: Sudah 25 Tahun Kami Kenal Eping

  Dibaca : 26 kali
Wagub Kandouw: Sudah 25 Tahun Kami Kenal Eping
Wagub Steven Kandouw meletakkan karangan bunga di atas peti

WAREMBUNGAN — Kepergian Jefry Jackson Ingkiriwang (Eping) ke Rumah Bapa di Sorga meninggalkan duka mendalam bagi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw. Eping semasa hidupnya dikenal sebagai salah seorang pengawal pribadi Wagub Kandouw itu merupakan ‘pejuang’ PDI Perjuangan Sulut.

Pada ibadah duka yang digelar di kediaman almarhum di Desa Warembungan, Wagub Kandouw mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian Eping yang telah dikenalnya sejak 25 tahun lalu.

“Ada banyak rencana, banyak upaya yang kita miliki, tapi pasti rencana Tuhan yang harus kita syukuri. Berbicara tentang Eping saya pribadi kenal beliau ini sejak 25 tahun yang lalu sejak tahun 90an. Itu tandanya suatu pertemanan, suatu relasi, suatu hubungan sudah sangat lama. Mungkin sebelum bertemu dengan Norma (istri almarhum), saya sudah kenal. Saya dan Pak Gubernur sudah kenal. Yang pertama kami kenal Odi dan Eping, lalu Bontok, baru yang lain-lain. Dengan kata lain, Eping ini mengikuti dari kami dari nda ada apa-apa sampai sekarang ini,” ungkap Kandouw.

Wagub menuturkan, almarhum merupakan sosok yang menjunjung tinggi kesetiaan yang terus dipertahankan hingga kepergiannya untuk selamanya.

“Berarti pertemanan yang Eping berikan kepada saya dan Pak Gubernur bukan pertemanan yang “ada uang abang disayang, tidak ada uang abang melayang”. Karena dari kami susah. Sebelum datang ke sini, Pak Gubernur sudah hubungi saya, karena sudah ke Jakarta. Pak Gubewrnur juga tahu persis bagaimana seorang Jefry Inkiriwang. Dua tahun terakhir maunya saya, Eping istirahat saja dulu di rumah. Tiga minggu lalu saya marah-marah karena dia ngotot mau mengikuti kongres di Bali,” tutur Kandouw.

Lanjut Wagub Sulut, almarhum tak pernah kekurangan ide, memiliki semangat dalam mengarungi hidup dan suka membantu teman. “Ide-idenya banyak dan tidak kenal menyerah. Sempat buka kantin. Karena yang saya tahu ini Eping ringan tangan sama teman-teman. Pasti 20 orang datang 15 makan free,” ucap Kandouw.

“Percayalah, bukan berarti dengan kepergian Eping jadi putus hubungan kita. Sebagai sahabat, sebagai teman, sebagai rekan seperjuangan, justru jadi tanggungjawab kami semua untuk melihat Norma dan anak-anak serta cucu cucu. Sudah jadi tekad Pak Gubernur,” katanya.

Untuk itu, sambung Wagub, keluarga tidak usah cemas, karena simpati dan empati sudah sangat dalam, tidak akan putus. “Mari tatap masa depan, dunia tetap berputar, dan kita semua harus tetap hidup. Buat Eping bangga. Cucunya sekolah setinggi mungkin, karena masih ada kami, dan Tuhan tentunya. Dimana ada upaya di situ ada jalan,” sambung Kandouw.

Sementara itu, ucapan terima kasih keluarga disampaikan oleh Kepala Biro Umum Clay Dondokambey karena almarhum tercatat sebagai THL di Biro Umum Pemprov Sulut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak gereja ibu Pendeta Vonny Wohongan dan badan pekerja dan seluruh majelis jemaat yang telah bertugas, Bapak Wagub Steven Kandouw yang telah hadir memberikan penguatan bagi keluarga atas nama Bapak Gubernur Olly Dondokambey. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu keluarga kitanya berkat Tuhan menaungi kita semua,” ujar Clay.(baz/humas)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional