Menu

Rehab Gedung Eks DPRD Telan Dana 1,4 Miliar

  Dibaca : 56 kali
Rehab Gedung Eks DPRD Telan Dana 1,4 Miliar
DIPANTAU: Bupati Boltim Sehan Landjar saat meninjau rehab gedung eks DPRD. (ist)

IPBOLTIM—Anggaran rehab gedung eks Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) diduga dimark-up. Pasalnya, untuk rehab gedung yang rencananya digunakan untuk pelayanan publik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) didanai Rp1,4 miliar.

Alhasil, besarnya anggaran rehab gedung tersebut membuat Bupati Sehan Landjar SH geram dan langsung turun tangan. Bahkan orang nomor satu di Kabupaten Boltim tersebut langsung meninjau proses pekerjaan rehab gedung, Kamis (3/10) kemarin. “Pekerjaan rehab berat gedung auditorium yang berlokasi di Tutuyan, depan Kantor Bupati Boltim tidak efektif dan mubazir,” ungkap Eyang saat meninjau gedung auditorium tersebut.

Menurut Sehan, anggaran sebesar itu pada dasarnya sudah bisa membangun 1 gedung baru, karena sudah separuh lebih anggaran gedung yang biasanya dianggarkan senilai Rp2,4 miliar. “Anggarannya mubazir, kalau saya tahu ini rehab berat, saya coret, karena ini gedung sudah mau saya usulkan untuk di hapus ke DPRD,” tegasnya.

Dikatakan Bupati Boltim dua periode ini, gedung yang dibangun di masa Bupati Kandoli Mokodongan ini tidak sesuai master plan perencanaan jangka panjang di Boltim. “Awal berdiri Boltim memang tidak ada perencanaan master plan, semua dibangun asal jadi, baru saya jadi Bupati di tahun kedua baru saya tata ini Ibu kota,” tegasnya, “Kalau hanya untuk di tempati kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil lanjut Sehan, gedung ini terlalu besar. Desain plafon juga terlalu rendah dibuat Sehingga ketika Dukcapil pindah, nantinya gedung ini siapa lagi yang menempati.

Salah satu staf perancang dan desain Dinas Pekerjaan Umum Boltim, Steven Wenur mengatakan gedung auditorium yang di desainnya hanya merupakan instruksi atasan. Dirinya tidak tahu menahu soal anggaran yang mencapai miliaran rupiah. “Soal anggaran bisa tanya atasan saya, antara Kadis PU dan Kepala Dukcapil,” singkat Steven.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Boltim, Rusmin Mokoagow, ketika dikonfirmasi masalah gedung auditorium dikatakannya tidak ikut campur masalah anggaran rehab auditorium. Hanya saja kata dia, pernah diundang di Dinas PU, soal pembahasan ruangan pelayanan, dan nantinya selesai rehab baru dibuatkan surat pinjam pakai antara PU dan Dukcapil. “Sebetulnya maunya kami gedung baru, biar hanya sebesar kantor camat, namun untuk menunggu gedung baru kita pakai saja dulu auditorium kalau nanti sudah selesai rehab,” pungkasnya.(rdw/jly)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional