Menu

Bupati dan Sekkab Evaluasi Aset dan TGR

  Dibaca : 60 kali
Bupati dan Sekkab Evaluasi Aset dan TGR
Pemkab Bolmong saat mengadakan rapat penyelesaian aset

BOLMONG—Batas akhir penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi (TGR) dan aset yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (BPK) RI, Perwakilan Sulut, semakin dekat. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong giat melakukan evaluasi progres penyelesaian aset dan TGR, seperti yang dilaksanakan Rabu (16/10) kemarin.

Evaluasi tersebut dipimpin langsung Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow yang didampingi Sekretaris Tahlis Gallang SIP MM dan dihadiri semua pimpinan perangkat kerja daerah, di ruang rapat kantor Pemkab. Menariknya dalam rapat tersebut, satu per satu kepala instansi termasuk camat ditanyai progres serta batas waktu penyelesaian aset. “Batas waktu yang diberikan BPK adalah 31 Oktober, tidak lama lagi akan berakhir. Untuk itu, semua perangkat kerja daerah wajib menyelesaikan temuan dan persoalan aset,” ungkap Yasti.

Ironisnya, ada beberapa pimpinan perangkat kerja daerah, tak mampu menjelaskan progres temuan yang berada di instansinya. Bahkan data yang dikantongi pimpinan instansi berbeda dengan inspektorat. Alhasil, dalam rapat tersebut beberapa kali bupati berang dengan kelakuan anak buahnya yang tidak memahami kondisi penyelesaian TGR dan aset. “Semua harus pegang data jangan hanya asal ngomong dan buntutnya TGR dan aset tidak selesai tepat waktu,” tegas Yasti.

Ia mengungkapkan, bagi pimpinan perangkat kerja daerah yang tidak menyelesaikan TGR dan aset 100 persen akan ada konsekuensinya. Bahkan, bupati juga berjanji akan menahan TPP (tunjangan penghasilan pegawai) di instansi yang tidak menyelesaikan kedua persoalan tersebut. “Jadi kita sepakat ya. Jika tidak selesai TGR dan Aset 100 persen TPP bulan November akan ditahan badan keuangan,” tegas Yasti. “Selain itu, dalam pakta integritas yang ditandatangani para pejabat pastinya ada konsekuensinya,” tegas Yasti.

Di akhir rapat bupati berharap kepada para pimpinan perangkat kerja daerah untuk memaksimalkan waktu yang tersisa dalam menyelesaikan aset dan TGR. “Intinya jika kita mampu menyelesaikan persoalan ini, pastinya tahun depan opini laporan keuangan Pemkab Bolmong akan membaik,” kuncinya. (jly)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional