Menu

Sangadi dan Lurah Wajib Kerja Keras, Realisasi PBB-P2 Belum 50 Persen

  Dibaca : 33 kali
Sangadi dan Lurah Wajib Kerja Keras, Realisasi PBB-P2 Belum 50 Persen

KOTAMOBAGU—Dua bulan lagi tahun anggaran 2019 akan berakhir. Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mulai menghitung jumlah pendapatan yang diperoleh, termasuk di antaranya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan-Perkotaan (PBB-P2). Sayangnya, menjelang akhir tahun, pungutan dari para sangadi dan lurah ini belum mencapai 50 persen dari target yang diberikan.
Berdasarkan data yang diperoleh Indo Post, total PBB yang ditetapkan pada tahun ini adalah sebesar Rp6.646.229.344. Namun, realisasi hingga 14 Oktober 2019 hanya Rp3.281.306.098 atau 49,37 persen (lihat grafis, red). Adapun dari seluruh target Rp6,6 miliar untuk register Surat Pemberitahuan Pajak Daerah Terhutang (SPPDT) sebanyak 29.460.
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kotamobagu, melalui Kepala Bidang Pendataan dan Pendaftaran Ilmar Rusman, mengatakan sampai saat ini Pemkot Kotamobagu telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong masyarakat dalam melakukan pembayaran PBB-P2. “Apabila masyarakat (wajib pajak) sudah punya dana untuk menyelesaikan pajak jangan ditunggu sampai jatuh tempo,” ujar Ilmar.
Soal realisasi pajak sesuai data yang ada kurang lebih Rp3,2 miliar. “Itu masih akan terus mengalami penambahan karena biasanya. Semoga sebelum akhir tahun capaian PBB-P2 sesuai yang diharapkan,” tambahnya.
Sebelumnya Plt Asisten I Kotamobagu Teddy Makalalag mengatakan, soal memaksimalkan pajak PBB-P2, camat maupun lurah dan sangadi (Kepala Desa) untuk dapat lebih berperan aktif dalam mensosialisasikan pentingnya membayar PBB-P2, demi pembangunan di Kota Kotamobagu. “Kesadaran masyarakat harus terus dibangun melalui sosialisasi oleh camat hingga lurah dan sangadi. Karena pajak yang dibayarkan untuk pembangunan di Kota Kotamobagu yang lebih baik lagi,” tuturnya. (nto/jly)

Grafis//
Realisasi PBB-P2 Per Tanggal 14 Oktober 2019//
*Kecamatan Kotamobagu Selatan
Mongondow 63,14 persen
Motoboi Kecil 49,37 persen
Pobundayan 48,57 persen
Kopandakan 1 50,95 persen
Poyowa Kecil 37,08 persen
Bungko 25,24 persen
Tabang 30,51 peren
Poyowa Besar 1 39.37 persen
Poyowa Besar 2 42,64 persen

*Kecamatan Kotamobagu Barat
Mongkonai 53,50 persen
Molinow 48,49 persen
Mogolaing 52,27 persen
Gogagoman 51,07 persen
Kotamobagu 56,09 persen
Mongkonai Barat 46,16 persen

*Kecamatan Kotamobagu Utara
Bilalang II 76,29 persen
Bilalang I 77,26 persen
Pontodon 56,88 persen
Sia 70,43 persen
Biga 49,86 persen
Genggulang 47,16 persen
Upai 47,28 persen
Pontodon Timur 52,01 persen

*Kecamatan Kotamobagu Timur
Matali 68,84 persen
Motoboi Besar 42,98 persen
Kobo Besar 60,49 persen
Tumubui 52,22 persen
Sinindian 57,18 persen
Kotobangon 46,90 persen
Kobo Kecil 33,71 persen
Moyag 36,79 persen
Moyag Todulan 47,39 persen
Moyag Tampoan 32,45 persen
Sumber: BPKAD Kotamobagu

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional