Menu

Tak Pedulikan Instruksi, Sejumlah ASN Kotamobagu Mangkir Kerja

  Dibaca : 51 kali
Tak Pedulikan Instruksi, Sejumlah ASN Kotamobagu Mangkir Kerja
Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan saat melakukan Sidak.

KOTAMOBAGU—Para oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terkesan sudah tidak memperpedulikan lagi instruksi dari pimpinan pemerintahan. Pasalnya, meski sudah berulang kali diingat-ingatkan dan ditindaki, namun sebagian abdi negara di Pemkot Kotamobagu terus saja melakukan indisipliner dan mangkir saat bekerja.
Menariknya, sejumlah ASN yang kebal ini ditemukan tidak berada di kantor saat jam kerja, oleh Wakil Wali Kota (Wawali) Kotamobagu Nayodo Korniawan, saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) Senin (21/10) kemarin. Ironisnya, kerap terjadi hampir setiap hari namun baru diketahui saat Sidak. “Kecewa juga dengan tingkah para pegawai, ternyata ada yang masuk telinga kanan kemudian keluar telinga kiri apa yang disampaikan beberapa kali kepada para ASN dilingkungan Pemkot Kotamobagu,” ungkap Nayodo.

Terpantau wartawan Indo Post, saat Sidak, Wawali mengambil absen dan memanggil satu-persatu ASN. Pada saat pemanggilan tersebut ditemui beberapa ASN tidak berada di tempat pada saat jam kerja. Wawali meminta kepada seluruh ASN untuk selalu meningkatkan kedisiplinan dan menanamkan rasa tanggung jawab dengan hadir tepat waktu, dan melaporkan kepada pimpinan apabila meninggalkan kantor karena ada keperluan penting yang harus dilaksanakan. “Apabila izin atau sakit harus melampirkan surat keterangan. Selain itu pimpinan OPD juga harus sering mengawasi dan memonitoring kinerja bawahannya,” ujarnya.
Menurut Nayodo, sudah beberapa kali disampaikan baik pada saat apel seluruh ASN dilingkungan Pemkot Kotamobagu, bahkan di beberapa kali pertemuan rapat soal kedisiplinan pegawai harus dijunjung tinggi. Sehingga, Wawali tegaskan, ASN yang ditemukan tidak berada di tempat pada saat jam kerja tanpa ada alasan jelas akan diberikan sanksi tegas. “Yang tidak berada di tempat pada saat jam kerja akan diberikan sanksi disiplin,” tegasnya.
Sidak yang didampingi Sekretaris BKPP Drs Asral Impe, ini diawali kunjungan ke Dinas Komunikasi dan Informatika, kemudian dilanjutkan ke perangkat daerah lainnya di Sekretariat Daerah mulai dari Bagian TUP, Bagian Tapem, Bagian Umum, Bagian Hukum, LPSE, Bagian Ekbang, Bagian Kesos, BKPP, BPKD, dan berakhir di Dinas PUPR dan Dinas PRKP Kota Kotamobagu.
Terkait sanksi, Sekretaris BKPP Asral Impe menyampaikan, tinggal akan disesuaikan komulatif absen yang bersangkutan setiap bulannya apakah lisan atau tulisan, bahkan bisa juga ke arah pemotongan TPP sesuai tingkat kesalahannya. “Kita akan data dulu, kemudian disesuaikan untuk menentukan sanksi yang akan diberikan. Pastinya yang melanggar akan diberikan sanksi, apa terlebih langsung didapati oleh pimpinan atau Wakil Walikota Kotamobagu,” pungkasnya. (nto/jly)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional