Menu

Pemkab Bolsel Rumuskan Program Inovasi Daerah

  Dibaca : 64 kali
Pemkab Bolsel Rumuskan Program Inovasi Daerah

IPBOLSEL — Pemkab melalui Badan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) gelar Fokus Group Discussion (FGD) terkait kajian Sistim Inovasi Daerah (SIDa) tahun 2019.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bappelitbangda, Selasa (29/10/19), dibuka Bupati Hi Iskandar Kamaru diwakili Sekda Arvan Ohy.

Diikuti seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), dihadirkan Kabid Pembangunan Inovasi Teknologi, Bapelitbangda Provinsi Sulut Dr Deny Ramon Tatuwu SE ME, selaku narasumber.

Mengawali sambutannya, Sekda mengapresiasi terlaksananya kegiatan tersebut.

Menurutnya, FGD SIDa menjadi salah satu aspek peningkatan akselerasi pembangunan di era otonomi daerah saat ini.

“Lewat forum ini, pemantapan program SIDa di daerah dapat dirumuskan dengan baik,” Panglima ASN Bolsel ini berharap, kajian SIDa antara Bapelitbangda dan instansi terkait di jajaran Pemkab Bolsel dapat merumuskan program penelitian dan pengembangan yang hasilnya jelas dan dapat dimanfaatkan guna kepentingan masyarakat Kabupaten Bolsel.

“Saya berharap seluruh rumusan yang dihasilkan dalam forum ini
mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat, utamanya yang bersifat prioritas,” ujarnya.

Sekda meminta seluruh OPD proaktif dengan mengusulkan dan merumuskan program-program yang inovatif.

“Inovasi OPD lewat program-programnya kini menjadi tuntutan daerah saat ini. Semua OPD harus mampu melahirkan program inovatif dan sesuai dengan arah kebijakan pemerintah sebagaimana yang tertuang dalam visi dan misi daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Harifin Matulu melalui Kabid Penelitian dan Pengembangan Kurniawan Achirtama Gobel mengatakan, dalam perumusan program inovasi Bappelitbangda akan melakukan penelitian berdasarkan data per lima tahun dari semua instansi Pemkab Bolsel.

“Contohnya, Dinas Pertanian. Instansi ini harus menyiapkan data selama lima tahun terakhir terkait potensi pertanian di daerah. Ini yang akan kita kaji untuk melahirkan inovasi. Tidak hanya pada pengelohannya, tapi hingga pasca panen dan pemasarannya,” kata Kurniawan. (lel)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional