Menu

Ratusan Massa LMI Bakar Keranda di Kantor Kajati Minta Aktor Intelek Korupsi Proyek Pemecah Ombak Ditangkap

  Dibaca : 44 kali
Ratusan Massa LMI Bakar Keranda di Kantor Kajati Minta Aktor Intelek Korupsi Proyek Pemecah Ombak Ditangkap

IPMANADO — Aksi bakar keranda dilakukan Ormas adat Laskar Manguni Indonesia (LMI) di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, Senin (03/02/20).

Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes ke Kejati Sulut, yang menurut mereka lamban menangani kasus korupsi proyek pemecah ombak di Likupang, Kabupaten Minahasa Utara.

“Ada apa dengan Kejati (Sulut)?” teriak Ketua DPP LMI Tonaas Wangko, Pdt Hanny Pantouw.

Diungkapkannya, kasus ini sudah bergulir sejak 2016 lalu, tapi anehnya aktor intelek yang menyebabkan kerugian negara Rp8,3 miliar ini tak kunjung terungkap.

“Jangan lagi ada tumbal dalam perkara ini,” ujarnya.

Lambannya penanganan Kejati telah menimbulkan persepsi negatif di publik.

“Saya menduga ada oknum di sini (Kejati, red) yang coba-coba kongkalikong dengan kasus ini,” sebutnya sembari mendesak pihak Kejati memanggil paksa Bupati Minut Vonny Anneke Panambunan, yang disebut-sebut telah menerima aliran dana proyek pemecah ombak.

“Putusan praperadilan sangat jelas menyebutkan jika bupati Minut ikut terlibat, dan kami minta agar Kejaksaan menindaklanjutinya,” tegasnya.

Ia juga berjanji akan melakukan aksi lebih besar lagi jika Kejaksaan enggan menindaklanjuti aspirasi LMI.

“Kalau hari ini kita bakar keranda di sini sebagai bentuk matinya supremasi hukum di bumi Nyiur Melambai, dan tetap tidak ditanggapi, maka dalam waktu dekat ini LMI akan kembali ke sini membawa tenda dan kita akan camping di halaman kantor ini. Kita akan duduki kantor ini sampai kasus korupsi ini ditindaklanjuti,” tegasnya seraya menyebutkan, aksi ini merupakan bukti konsistensi LMI melawan serta memberantas para pencuri uang rakyat di Sulut.

Sayangnya, pihak Kejati enggan memberi pernyataan sehubungan dengan ‘menghilangnya’ Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, saat ada desakan tampil di hadapan massa untuk memberikan penjelasan terkait tindaklanjut praperadilan atas kasus proyek pemecah ombak.

“Pak Kajati sedang ada pertemuan dengan para Kajari,” ungkap salah satu pegawai Kejati. (ein)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional