Menu

Masih Ada Warga Korban Banjir di Manado Mengungsi

  Dibaca : 37 kali
Masih Ada Warga Korban Banjir di Manado Mengungsi

IPMANADO — Meski banjir telah surut, namun bukan berarti warga Kelurahan Mahawu, Kecamatan Tuminting, yang terdampak bencana sudah kembali ke rumah.
Camat Tuminting, Bonix Saweho, saat dikonfirmasi menyebutkan jika masih ada beberapa warga yang mengungsi di rumah saudara mereka.
“Sebagian besar yang belum kembali ke rumah ialah mereka yang tinggal di bantaran sungai, yang sampai hari ini masih membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah,” kata Saweho, Selasa (03/02/20.
Soal pasokan bantuan khususnya makanan, dikatakannya, tidak ada masalah, karena semua warga terlayani.
“Sejauh ini tidak ada keluhan, dan semoga besok dan seterusnya aman-aman seperti hari ini (kemarin, red),” harap eks Sekcam Sario ini.
Ditambahkannya, Pemkot Manado dalam hal ini Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) telah membangun dapur umum yang dipusatkan di kantor Lurah Mahawu.
“Kehadiran dapur umum inilah yang membuat pasokan makanan sampai saat ini aman,” tuturnya.
Disinggung soal jumlah warga yang terdampak, ia mengaku belum punya data ril. “Masih dalam pendataan,” singkatnya.
Di satu sisi, ia mengimbau warga untuk tetap waspada meski saat ini (kemarin, red) volume curah hujan telah berkurang.
“Sesuai informasi perkiraan cuaca BMKG, dalam beberapa hari ke depan ini, potensi curah hujan tinggi masih akan terjadi, oleh karena itu, kami mengimbau warga untuk tetap waspada,” serunya.
Di samping itu, ia juga meminta warga untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan.
“Sayangi lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Karena kalau kita tidak cinta lingkungan, sudah pasti bencana seperti ini akan sangat rentan terjadi,” kuncinya.
Terpisah, Kepala Dinsos-PM Kota Manado, Sammy AR Kaawoan, menyebutkan, dapur umum yang dibangun di kantor lurah Mahawu telah melayani warga terdampak bencana di wilayah lain, di luar wilayah Mahawu.
“Termasuk Sumompo dan Bailang, juga kita layani di dapur umum ini,” sebut Kaawoan.
Ia menambahkan, satu hari ini (kemarin, red) sudah ada sekitar 70-an warga yang terlayani.
“Pokoknya kita akan buka dapur umum ini hingga situasi sudah benar-benar kondusif,” ujarnya sembari meminta warga untuk tetap waspada. (ein)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional