Menu

Pasien Positif Corona di Manado Mulai Pulih, Pemeriksaan Ke-2 Negatif

  Dibaca : 96 kali
Pasien Positif Corona di Manado Mulai Pulih, Pemeriksaan Ke-2 Negatif
  • 37 Orang yang Kontak Erat dengan Pasien Tunggu Hasil

IPMANADO — Kepala Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut dr Debie KR Kalalo MSc PH yang juga merupakan Ketua Satgas Covid-19 Provinsi menyatakan hasil pemeriksaan terkini menunjukkan bahwa pasien yang sebelumnya dinyatakan positif terdampak wabah virus corona, dinyatakan NEGATIF setelah menjalani uji kedua sampel yang diambil dari pasien tersebut.

Melalui rilis resmi Minggu (15/03/20), sekira pukul 17.00 Wita terkait perkembangan terkini COVID-19, disebutkan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium terbaru, pasien yang terkonfirmasi positif, COVID-19 di Manado, ternyata NEGATIF. Pada pukul 23.00 Wita, kondisi pasien makin membaik dan tetap negatif virus corona.

“Pasien kini masih dalam penanganan di Ruang Isolasi RSUP Prof Kandou Manado itu, masih akan dilakukan pemeriksaan tambahan sampai total 8 kali untuk dinyatakan pasien tersebut benar-benar sembuh. Kondisi pasien juga dalam kondisi stabil,” ujar Kalalo dalam rilis terbaru, Minggu (15/03/20) malam.

Selain itu, terhadap 37 orang yang kontak erat dengan pasien bersangkutan, kata Kalalo, telah dilakukan pemeriksaan laboratorium. Dan hasilnya akan diketahui dalam waktu tidak lama. “Masyarakat kamik mohon tetap tenang dan jangan panik,” ujarnya.

Sebelumnya juga, setelah pasien tersebut dianyatakan positif, Pemerintah Provinsi Sulut mengambil langkah cepat dengan menggelar rapat terbatas dan mendadak. Rapat yang dipimpin Gubernur Olly Dondokambey itu mengumpulkan sejumlah pejabat terkait pada Sabtu (14/03/20) malam di Kantor Gubernur.

Sejumlah keputusan strategis diambil untuk meminimalisir sekaligus mencegah penyebaran virus yang telah menjadi pandemik dunia tersebut. Antara lain menyediakan dana Rp45 miliar untuk ruang isolasi, rumah singgah, serta laboratorium.

“Permendagri memungkinkan anggarannya lewat pergeseran, dan saat ini telah ada anggaran 3,5 miliar siap pakai.,” ujar Gubernur Olly Dondokambey saat rapat mendadak di Ruang Rapat Wakil Gubernur itu.

“Ruang isolasi RSUP baru 10 kamar, akan ditingkatkan menjadi 80 kamar. Laboratorium juga akan segera disediakan, dan tidak menunggu dari pusat lagi supaya segera diketahui hasil tes. Pemprov akan sediakan rumah singgah seperti di Bapelkes,” ujar Gubernur.

Pemprov Sulut juga memutuskan bahwa sekolah SMA/MA/SMK/SMTK dan SLB  se-Sulut diliburkan, dan anak-anak belajar di rumah mulai 16 Maret hingga 30 Maret 2020.

“Sesuai Instruksi Gubernur Sulawesi Utara, dalam mengantisipasi penyebaran virus corona, semua satuan pendidikan yang menjadi kewenangan provinsi diliburkan mulai Senin (16/03/20) hingga akhir Maret,” ujar Kadis Pendidikan Sulut dr Liesje G L Punuh, Minggu (15/03/20).

Gubernur Olly juga mengajak kepada masyarakat Sulut di manapun berada untuk bersatu hati berdoa memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk melindungi dan meluputkan wabah virus Corona dari Sulut.

“Kita yakin dengan iman percaya, doa kita menjadi kekuatan untuk menjalani kehidupan di tengah-tengah situasi dan kondisi saat ini,” ucap Gubernur Olly.(baz)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional