Menu

70 Pedagang Pasar Tondano Tak Mau Rapid Tes

  Dibaca : 89 kali
70 Pedagang Pasar Tondano Tak Mau Rapid Tes
TEGAS: Asisten Perekonomian dan Pembangunan Minahasa Ir Wenny Talumewo saat pantau pasar Tondano. (ist)

Pemkab Tutup Toko dan Lapak

MINAHASA—Sebanyak 70 pedagang di Pasar Tondano tak mau menaati kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa untuk mengikuti rapid test. Hal ini membuat, Pemkab langsung turun tangan untuk menerapkan kebijakan guna memutus penyebaran COVID-19.

Pemkab Minahasa melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Minahasa Ir Wenny Talumewo MSi didampingi Kepala Dinas Perhubungan Ir Hendrik K Kaunang, Kepala Pasar Tondano Djonly Rori, SE Camat Tondano Barat Robert Ratulangi SPd MM meninjau langsung ke-70 pedagang yang belum melakukan Rapid test di pasar Tondano, akhir pekan lalu. Menurut Talumewo bahwa penutupan toko milik pedagang merupakan tindakan tegas dari pemerintah bagi yang tidak mau mengikuti Rapid test dengan maksud untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Kegiatan rapid test sebenarnya dilakukan agar para pedagang bisa mengetahui keadaan diri masing-masing apakah reaktif atau tidak, hal ini sebenarnya sangat baik untuk diri sendiri dan juga untuk kesehatan. “Hal ini kiranya bisa menjadi motivasi bagi masyarakat agar tidak takut dengan rapid test dan juga untuk memutus penyebaran COVID-19 demi keamanan dan kenyamanan bersama,” ujar Talumewo.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pedagang maupun pembeli agar terus mentaati himbauan pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker saat beraktivitas, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi. “Hal ini harus diterapkan dalam aktivitas sehari-hari agar terhindar dari pandemi COVID-19,” tukas Talumewo.

Sementara itu, Rita warga Koya mengungkapkan pemerintah harus menindak tegas para pedagang yang tidak mau mengikuti rapid tes. Katanya, rapid tes adalah salah satu solusi untuk memutus penyebaran wabah COVID-19. “Dengan begini pastinya para pengunjung pasar aman dari penyebaran corona. Sebab di pasar merupakan salah satu fasilitas yang rawan terjadi penyebaran COVID-19,” pungkasnya. (ric/jly)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional