Menu

Jubir Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Sitaro Tepis Tudingan Hasil Swab 4 Pasien Dimanipulasi

  Dibaca : 152 kali
Jubir Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Sitaro Tepis Tudingan Hasil Swab 4 Pasien Dimanipulasi

IPSITARO — Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sitaro, dr Semuel Edwin Raule MKes, mengatakan keempat warga Sitaro yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebagaimana hasil uji laboratorium pada awal Juli lalu, telah dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan ke rumah.

Pemulangan terhadap keempat warga yang dinyatakan positif pada 9 Juli lalu ini, selain karena mereka (pasien, red) telah menjalani masa isolasi selama 14 hari yakni 10 hari di RS Lapangan Sawang dan 4 hari di Puskesmas Ulu, juga karena hasil uji Swab terbaru mereka telah menunjukkan hasil negatif.

“Mereka dinyatakan sembuh karena hasil uji laboratorium dari keempat pasien ini sudah negatif setelah sebelumnya positif,” kata Raule.

Ketika disinggung soal adanya kabar bahwa hasil positif keempat pasien ini hanyalah rekayasa, dirinya mengatakan pihaknya selaku tim gugus kabupaten hanya menindaklanjuti laporan yang diumumkan oleh tim gugus provinsi yang menyatakan bahwa 4 dari 17 sampel yang dikirim pada beberapa waktu yang lalu, ada 4 yang terkonfirmasi positif.

“Selaku tim gugus kabupaten, kami hanya menindaklanjuti apa yang diinformasikan oleh tim gugus provinsi dan langkah yang kami lakukan adalah sesuai dengan yang diatur dalam protokol kesehatan,” ungkapnya.

Lagi pula, tambannya, semua sampel untuk uji Swab kita kirim ke Manado untuk diperiksa.

“Sitaro tidak melakukan pemeriksaan terhadap sampel Swab. Kita belum punya alat itu,” ujarnya.

Dan upaya yang dilakukan selama ini yakni dengan mengkarantina/mengisolasi warga baik yang terkonfirmasi positif sebagaimana yang diumukan oleh tim gugus provinsi, maupun yang memilik kontak erat dengan keempat orang ini, sambung dia, merupakan wujud upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran COVID-19.

“Bukankah keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi, karena itu setiap upaya yang dilakukan adalah untuk rakyat itu sendiri,” tuturnya.

Di sisi lain dirinya pun mengharapkan agar keempat orang yang telah dinyatakan sembuh ini dapat diterima dengan baik dan jangan mengucilkan mereka.

“Corona bukanlah penyakit kutukan, karena itu kami berharap kehadiran mereka dapat diterima dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, NK salah seorang dari keempat yang telah dinyatakan sembuh mengatakan bahwa selama menjalani masa karantina pihaknya mendapat pelayanan kesehatan sebagaimana layaknya sebagai pasien.

“Setiap hari kami diperiksa dan diberi vitamin. Kami juga melaksanakan ibadah serta kegiatan kebugaran,” tutupnya.

***Gustap Pansing

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional