Menu

Kejari Bolmut Warning Pelaku TGR

  Dibaca : 35 kali
Kejari Bolmut Warning Pelaku TGR
KETAT: Hindari temuan BPK yang berujung TGR, Pemkab harus selektif dalam menyajikan laporan pertanggungjawaban keuangan daerah.

MPTGR Segera Gelar Sidang

BOROKO — Realisasi penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi (TGR) dari para pihak ketiga di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut, nampaknya mulai diseriusi pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut). Kepada sejumlah awak media Kepala Kejari Bolmut Wisnu Wardana SH M.Hum mengatakan, persolaan  TGR ini wajib untuk diselesaikan oleh para pihak ketiga, sebab di dalamnya terdapat unsur terjadinya kerugian uang negara.

“Berbicara kerugian uang negara, tentu ini melanggar hukum. Dan jika para pihak ketiga yang terkena sanksi tersebut tidak juga memiliki etika baik untuk menyelesaikannya, maka pemerintah daerah wajib melanjutkannya pada proses hukum sesuai undang-undang yang berlaku,”  tutur Wardana, pekan lalu.

Menuruntya, dalam pemberian sanksi tersebut, tentunya pihak BPK telah memberikan kesempatan waktu yang cukup panjang, sehingga tidak ada alasan bagi para pelaku TGR untuk tidak mampu menyelesaikannya. “Sejatinya sanksi TGR wajib untuk diselesaikan sampai batas waktu yang telah ditentukan,” ujarnya.

Terpisah Kepala Inspektur Daerah Molilom Pontoh ketika diminta tanggapannya mengatakan, dalam waktu dekat ini Majelis Pertimbangan Tuntutan Ganti Rugi (MPTGR) Pemkab Bolmut akan melaksanakan sidang tuntutan ganti rugi bagi para pelaku TGR.

“Sudah kami konsultasikan kepada Ketua MPTGR Pemkab Bolmut dalam hal ini Bapak Sekkab Dr Asripan Nani MSi. Insya Allah jika tidak ada aral melintang dalam waktu dekat ini, akan segera kami laksanakan,” terangnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan dalam persidangan tersebut jika para pelaku TGR tak mampu lagi menuntaskan kewajibannya, maka MPTGR siap untuk menyita dan melelang seluruh jaminan aset mereka. “Intinya hanya satu, jika mereka tak mampu dan sudah tidak mengindahkan lagi kewajiabannya, maka MPTGR siap untuk menyita dan melelang seluruh asset mereka sebagai penjaminnya,” pungkas Moilom.(pju)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional