Menu

Bupati Yasti Kembali Pantau Sejumlah Desa Terkena Banjir

  Dibaca : 48 kali
Bupati Yasti Kembali Pantau Sejumlah Desa Terkena Banjir
TURUN LANGSUNG: Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow saat memantau langsung lokasi-lokasi yang diterjang bencana.

Kerugian Pertanian Bencana Dumoga Diganti

BOLMONG—Ratusan hektare lahan pertanian di Dumoga Raya terdampak banjir beberapa waktu lalu. Bahkan, beberapa di antaranya terancam gagal panen karena hingga kini lahan pertanian berupa sawah dan ladang yang sudah ditanami masih tergenang. “Masih banyak lahan pertanian yang terdampak banjir. Kita berharap pemerintah dapat menanggulangi kondisi ini,” ujar Leksi Mumu, warga Desa Dondomon.

Berdasarkan pantauan Indo Post, sejumlah desa yang terdampak bencana banjir, akhir pekan lalu berada di Kecamatan Dumoga Barat, Dumoga Tengah, dan Dumoga Utara. Beberapa komoditi pertanian yang terdampak banjir berupa padi, jagung dan tanaman holtikultura lainnya. “Sampai saat ini para petani belum bisa berbuat apa-apa karena beberapa lahan masih tergenang. Belum lagi umumnya masyarakat masih berupaya memulihkan tempat tinggal yang tergenang banjir beberapa waktu lalu,” ungkap Leksi yang juga adalah penyuluh pertanian.

Sementara itu, Bupati Bolmong Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow mengungkapkan saat ini pemerintah sedang menghitung kerugian akibat dampak banjir yang menerjang di tiga kecamatan. “Namun langkah awal yang dilakukan pemerintah adalah menyiapkan semua kebutuhan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang terkena dampak banjir dan tanah longsor,” ujar Yasti didampingi Anggota DPD-RI Cherish Harriette dan anggota DPR Provinsi Sulut Mohammad Wongso saat mengunjungi beberapa desa yang terdampak banjir.

Yasti tak menepis jika dampak banjir yang terjadi disejumlah desa yang ada di tiga kecamatan, membawa dampak bagi para petani. Keprihatinan itu karena banyak lahan persawahan dan areal tanaman jagung rusak akibat banjir. “Pemerintah sudah siapkan bibit padi dan jagung untuk mengganti kerugian yang dialami petani,” jelasnya.

Terinformasi Bupati Yasti melihat langsung kondisi jembatan yang putus di Desa Kosio, Kecamatan Dumoga Tengah. Ia juga berdialog dengan para petugas dari Balai Jalan Provinsi Sulut terkait progres pekerjaan jembatan. Bahkan, Bupati dan rombongan kemudian menyeberang menggunakan rakit bambu untuk mengunjungi masyarakat di seberang jembatan putus, setelah itu kembali ke posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengecek logistik.

Dari Desa Kosio, bupati dan rombongan mengunjungi Desa Matayangan Kecamatan Dumoga Barat. Di desa yang berbatasan dengan Kabupaten Bolsel ini, bupati juga mengecek bantuan yang disalurkan dan berdialog dengan masyarakat tentang bantuan-bantuan lain mendesak. Bupati kemudian menuju ke Desa Dondomon Selatan Kecamatan Dumoga Utara. Orang nomor satu ini sudah ditunggu masyarakat terdampak di kediaman sangadi (kepala desa) Jein Raintung. ”Pemkab akan menyalurkan bantuan berupa beras, ikan kaleng, susu dan sabun mandi, dan posko kesehatan untuk pengobatan gratis,” kata bupati.

Ia kemudian mengunjungi sejumlah rumah yang terdampak banjir. Turut hadir kepala dinas sosial Abdul Haris Bambela, Kepala BPBD Syahril Mokoagow, kepala Bank SulutGo Mopuya Jerry Tuuk serta muspika Kecamatan Dumoga Utara. (jly)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional