Menu

Dispertanak Sidak Calon Hewan Kurban

  Dibaca : 33 kali
Dispertanak Sidak Calon Hewan Kurban
SELEKTIF : Intensifkan langkah pemeriksaan terhadap seluruh calon hewan qurban, untuk kesehatan masyarakat.

Wajib Diperiksa untuk Kepastian Bebas Zoonosis

BOROKO — Jelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distan) Bolmong Utara (Bolmut) mengintensifkan peninjauan ke seluruh tempat penjualan hewan kurban di Bolmut. Hal ini dilaksanakan guna mengantisipasi potensi serangan sejumlah penyakit yang ditularkan oleh hewan seperti, Antraks dan sejumlah penyakit hewan lainnya yang secara umum.

Safrudin Talibo, Kepala Bidang Peternakan Distan Bolmut kepada harian ini mengatakan, secara umum daftar hewan kurban yang beredar di Bolmut berasal dari peternakan warga setempat, karena Bolmut merupakan salah satu daerah lumbung ternak. Alternatif jika terjadi permintaan dalam jumlah yang sangat besar pada saat Idul Adha nanti, maka para pedagang akan menyuplai sapi dari daerah Gorontalo bahkan Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam beberapa hari terakhir ini, lanjut Safrudin, sebelum perayaan hari raya kurban, Bidang Peternakan akan terus mengintensifkan pemeriksaan terhadap seluruh ternak, utamanya calon hewan kurban yang akan disembelih.

Ditegaskan, inti dari pemeriksaan seluruh hewan kurban akan dilaksanakan sistem Antem Mortem-Fors Mortem, pada 3 hari jelang hari raya kurban dan beberapa hari setelahnya. “Pelaksanaan pemeriksaan terdiri dari 2 tahap, yakni sebelum dan setelah pemotongan,” ujarnya.

Tahapan pemeriksaan sebelum pemotongan, lanjut Safrudin, dilaksanakan untuk mendeteksi lebih dini, apakah hewan yang dikurbankan sehat atau tidak. Sementara pemeriksaan setelah pemotongan dilaksanakan guna memeriksa kemungkinan adanya cacing hati.

“Bahkan khusus hewan kurban yang akan disembelih oleh Pemkab akan dilakukan pemeriksaan secara intensif, sebab daftar hewan kurbannya akan diberikan kepada masyarakat untuk dikonsumsi. Jadi harus dipastikan, sehat atau tidak, layak konsumsi atau tidak,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pihaknya sangat mewaspadai Zoonosis atau penyakit hewan yang dapat membahayakan manusia, sebut saja Anthrax, Rabies dan Brucellosis. Dikatakan daftar penyakit ini dapat menjangkiti ternak besar maupun kecil. Langkah waspada harus diterapkan meskipun selama ini belum ada kasus Zoonosis di Bolmut.

“Intinya kami akan benar-benar memastikan seluruh kondisi hewan qurban di Bolmut diantaranya, sehat, tidak cacat dan cukup umur,” pungkas Talibo.(pju)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional