Menu

Bupati Minahasa Ikuti Dialog ANPK

  Dibaca : 36 kali
Bupati Minahasa Ikuti Dialog ANPK
KOORDINASI: Bupati Minahasa Dr Royke Octavian Roring mengikuti pembukaan serta 3 sesi dialog dan tanya jawab Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK). (ist)

MINAHASA—Bupati Minahasa Dr Royke Octavian Roring mengikuti pembukaan serta 3 sesi dialog dan tanya jawab Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) 2020yang di gelar KPK di Jakarta, (26/8) kemarin . kegiatan ini dihadiri langsung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara offline dari gedung KPK dan virtual di sejumlah media.

Dalam kegiatan yang dibuka Presiden, Joko Widodo itu, beliau memberi arahan agar di tengah krisis ekonomi dan kesehatan akibat pandemi COVID-19 ini adalah momentum yang tepat untuk berbenah secara komprehensif. Arahan Presiden sejalan dengan komitmen Pemkab soal Pemerintahan Bersih terpercaya. Dikatakan presiden agar membangun tata kelola pemerintahan yang baik, cepat, produktif dan efisien dan di saat yang sama harus akuntabel dan bebas korupsi. Di mana dua hal tersebut menurut presiden adalah sama penting dan tidak bisa dipertukarkan, keduanya harus dijalankan, berjalan bersama dan saling menguatkan. “Hal itu memang tidak mudah tetapi ini adalah tantangan yang harus dipecahkan harus dirumuskan dan lakukan langkah konkrit, konsisten dari waktu ke waktu. Presiden mengemukakan dua hal yang akan terus dilakukan terkait upaya pencegahan korupsi itu yakni regulasi yang harus terus dibenahi dan reformasi birokrasi,” terangnya.

Bupati Royke Roring menyatakan bahwa sejak awal dirinya bersama Wakil Bupati, Robby Dondokambey SSi berkomitmen pada pencegahan dan pemberantasan korupsi. Bahkan hal itu secara jelas tertuang dalam Nawa Cita RR-RD yakni pemerintah tidak akan absen dalam membangun tata kelola yang bersih dan terpercaya juga membutuhkan dukungan semua jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa juga aparat terkait bahkan seluruh masyarakat. “Dengan demikian harapan dan arahan bapak presiden akan dapat kita jawab,” terang bupati yang mengikuti kegiatan tersebut secara daring. Kegiatan ini diikuti bersama 500 lembaga/instansi pemerintah pusat, 34 gubernur dan Bupati/Walikota se-Indonesia dan didahului dengan prakata dari Ketua KPK RI, Firli Bahuri. (ric)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional