Menu

Ortu Boleh Minta Uang Kuota ke Kepsek

  Dibaca : 82 kali
Ortu Boleh Minta Uang Kuota ke Kepsek
BELAJAR DI RUMAH: Seorang guru sedang membimbing beberapa siswanya dengan metode luar jaringan.

Dinas Pendidikan Diminta Responsif

MANADO — Kebijakan belajar jarak jauh memaksa orang tua (Ortu) siswa untuk mengisi kuota internet agar anak mereka bisa ikut kegiatan belajar mengajar (KBM). Hal ini yang kemudian memicu beragam keluhan dari keluarga kurang mampu. Pasalnya, mereka mengaku kesulitan terus-terusan mengisi kuota untuk menunjang sistem belajar online. Namun demikian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado melalui Kabid Pembinaan SD, Triana Almas SSTP, menyebutkan jika ada Ortu yang kesulitan, bisa menghubungi pihak sekolah.
“Jadi, kalau ada kendala, langsung saja melapor ke kita di Dinas Pendidikan,” kata Almast, kemarin.
Sesuai arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), sambung dia, untuk membeli paket data penunjang belajar jarak jauh, sekolah bisa mengambil dari dana BOS.
“Dalam artian, tidak ada alasan bagi orang tua untuk tidak mengikutsertakan anak-anak mereka dalam KBM online,” sahutnya.
Sementara itu, Legislator PSI, Jurani Rurubua, mengimbau dinas terkait agar lebih responsif dan proaktif terhadap kebijakan pemerintah pusat khususnya menyangkut bantuan dalam menunjang kebijakan KBM online.
“Jangan sampai sasaran pembelajaran tidak maksimal hanya karena siswa tidak punya kuota untuk mengakses pembelajaran Daring (Dalam Jaringan),” sebut politisi yang dikenal vokal ini. Sekadar diketahui, selain kebijakan Daring, ada juga metode Luring (luar jaringan) yang diterapkan sekolah. Metode ini berupa kunjungan ke rumah-rumah siswa oleh guru-guru. (ein)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional