Menu

Harga Anjlok, Petani Cengkih Talaud Menjerit

  Dibaca : 17 kali
Harga Anjlok, Petani Cengkih Talaud Menjerit
ilustrasi-cengkih

Per Kilo Hanya 48 Ribu

TALAUD — Petani cengkih di Kabupaten Kepulauan Talaud mengeluhkan harga jual komoditi andalan warga Bumi Porodisa ini kian merosot. Mereka meminta Pemerintah mencarikan solusi terkait persoalan tersebut. “Harga jual di tempat penjualan cengkih kian menurun. Biasanya dibeli dengan harga 50 ribu per kilo, kini tinggal 47 ribu hingga 48 Ribu,” ujar Timotius salah satu petani cengkeh asal Rainis dengan nada kesal. Ia mengatakan dari tahun ke tahun harga cengkih mengalami penurunan. Bahkan dia merugi apalagi dengan kebutuhan ekonomi yang terus naik.
“Terkait persoalan harga cengkih yang kian menurun, diminta kepada pemangku kepentingan untuk mencarikan solusi,” harapnya. Sementara itu, Belsion Pusut warga Desa Dapihe mengenang harga jual cengkeh di masa Presiden Gusdur. Dimana harga jual komuditi yang menjadi andalan warga Talaud tersebut benar-benar pro terhadap petani cengkih. “Kalau di waktu jaman Presiden Gusdur harga jual yang pro terhadap petani. Kami merindukan masa-masa itu,” kenang Pusut yang juga mantan Kepala Desa Dapihe tersebut. (jas)
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional