Menu

BerKAH Masih ‘Sakti’

  Dibaca : 20 kali
BerKAH Masih ‘Sakti’
Dr Drs Max Rembang MSi

Pengamat Politik Sebut Petahana Kuasai Dua Instrumen

BOLSEL — Pasangan calon (Paslon)  petahana Hi Iskandar Kamaru dan Deddy Abdul Hamid  dengan jargon BerKAH masih mengungguli Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 di Bolsel. Pernyataan tersebut disampaikan pengamat politik Sulut Dr Drs Max Rembang MSi. Menurutnya, secara teoritik petahana memiliki kelebihan. “Dalam politik praktis ada tiga instrumen politik yang harus diperhatikan. Kekuasaan, massa dan modal. Sangat jelas petahana memiliki massa dan kekuasaan,” kata eks Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat ini. Jika menggunakan ukuran instrumen politik tersebut katanya,  tidak bisa diabaikan petahana punya dua hal dalam instrumen itu. “Jumlah kursi dari Parpol pengusung saja kan 13 dari total 20 kursi DPRD Bolsel, berarti dia punya massa. Selain itu, petahana juga punya kekuasaan, artinya dia pegang mapatu (artinya beliau memegang palu,red),” katanya lagi. Dikatakannya, meski petahana digantikan pejabat sementara, namun Paslon tersebut memiliki satu jaringan dengan provinsi. “Dari sisi peluang yang ditinjau secara objektif kita bisa bilang petahana masih di atas angin,” ucapnya. Meski demikian katanya, politik dalam Pilkada kembali lagi pada sifat dasarnya yaitu unpredictable atau sulit untuk diprediksi. “Di atas kertas, Peluang besar masih ada pada petahana. Tapi perlu digaris bawahi tsunami politik bisa saja terjadi. Namun dalam dunia politik praktis, kita tidak bisa menggunakan hal itu sebagai standar, karena bisa saja kondisi di lapangan berbeda,” ujarnya. Menurutnya, dalam politik pemilihan legislatif dan eksekutif tidak selalu berjalan paralel. “Artinya tidak selamanya menang di legislatif menang juga di eksekutif. Tetapi semua punya peluang, tergantung dari strategi dan taktik pemenangan dari masing-masing calon,” tukasnya (lel)
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional