Menu

Timah Panas Tewaskan Pengedar Obat Keras

  Dibaca : 14 kali
Timah Panas Tewaskan Pengedar Obat Keras
RILIS: Polda Sulut saat menggelar jumpa pers di depan kantor Ditersnarkoba, dihadiri tiga tersangka.

Polda Mengaku Tersangka Serang Anggota

MANADO — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulut membongkar praktek jual beli obat keras tanpa izin di Sulut. Tiga pria warga Kecamatan Singkil dibekuk berinsial HA (33), AS (33), dan ST (27), dan satu tersangka lainnya tewas tertembak JE alias U alias Ute (30).

Dalam jumpa pers, Senin (14/9/20), Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan kronologi penangkapan dan tindakan yang dilakukan polisi kepada salah satu tersangka. “Sebelumnya, atas nama Kapolda Sulut dan jajaran mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya salah satu tersangka akibat tindakan tegas terukur oleh Direktorat Narkoba Polda Sulut,” kata Abast, didampingi Direktur Ditresnakroba Polda Sulut, AKBP Indra Lutrianto Amstono.

Penangkapan berawal dari tiga tersangka bersama barang barang bukti 4.131 butir obat keras Trihexiphenidyl, Jumat (11/9/20), lalu. Para tersangka mengaku mendapatkan ribuan obat keras dari Ute. “Dari hasil pemeriksaan tiga orang tersangka maupun dari barang bukti lain dari alat elektronik, Tim Opnal Ditresnakorba mendapat informasi bahwa obat keras tersebut didapat dari J alias U,” ujar Abast.

“Selain Polda Sulut, J alias U juga ternyata masuk daftar pencarian orang di Polresta Manado dan Polres Bitung” sambungnya.

Tim Opsnal 2 Ditresnarkoba Polda Sulut kemudian mencari Ute ke rumah mertuanya, di Desa Lolah, Minahasa, Senin (14/9/20), sekira pukul 00.45 Wita. Mengetahui ada empat orang polisi, Ute melarikan diri ke belakang rumah. “Anggota melakukan pengejaran kepada tersangka. Namun, karena situasi gelap, anggota polisi tidak menemukan tersangka,” terangnya.

Tiba-tiba Ute muncul dari semak-semak dan menyerang polisi kemudian keduanya jatuh. Anggota polisi dan Ute sempat adu fisik. “Selanjutnya anggota melakukan tindakan tegas dan terukur dikarenakan tersangka menyerang dan akan melarikan diri. Akibat tindak tegas mengenai punggung kanan dari Tersangka J alias U,” Jelas Abast.

Setelah terkena tembakan, Ute dibawa ke rumah sakit Awaloei, Minahasa. Ute mendapat pertolongan medis. “Sangat disayangkan ternyata nyawa dari Tersangka (J) tidak dapat terselamatkan. Tersangka meninggal sekira pukul 01.55 Wita. Terkait penembakan ini, tetap dilakukan pemeriksaan anggota dilakukan Propram Polda Sulut,” tutup Abast. (air)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional