Menu

Pemkab dan DPRD Bolsel Sepakati KUPA-PPASP 2020

  Dibaca : 29 kali
Pemkab dan DPRD Bolsel Sepakati KUPA-PPASP 2020
PEMERINTAHAN: Tampak Bupati Hi Iskandar Kamaru menerima dokumen nota kesepakatan KUPA PPASP yang sudah ditandatangani dan diserahkan Ketua DPRD Bolsel Arifin Olii, dalam sidang paripurna tahap II.

BOLSEL — Pemkab Bolsel dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolsel menandatangani nota kesepakatan kebijakan umum perubahan (KUPA) dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan (PPASP) tahun anggaran 2020, dalam sidang paripurna tahap II, di Kantor DPRD Bolsel. Dari Pemkab ditandatangani Bupati Hi Iskandar Kamaru, sedangkan DPRD ditandatangani Ketua DPRD Arifin Olii bersama Wakil Ketua Salman Mokoagow dan Hartina Badu. Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Arifin Olii, diawali pembacaan pandangan fraksi di DPRD Bolsel, yang semuanya sepakat dibahan ke tingkat selanjutnya. Ketua DPRD Arifin Olii mengatakan, dalam rangka penyusunan rancangan APBDP-P tahun 2020, diperlukan kebijakan perubahan umum APBD yang disepakati bersama antara DPRD dan pemerintah daerah. “Ini sesuai peraturan pemerintah dan perundang-undangan,” kata Arifin. Dengan memperhatikan pendapat akhir fraksi katanya, diberikan kesimpulan KUPA-PPASP tahun 2020 disetujui untuk dijadikan acuan dalam penyusunan RAPBD-P tahun 2020. Nota kesepakatan bersama dibacakan Sekretaris DPRD Peky Bangki yang selanjutnya ditandatangani pihak eksekutif dan legislatif. Bupati Hi Iskandar Kamaru dalam sambutannya mengatakan, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu berjalannya proses pembahasan perubahan KUA dan perubahan PPAS 2020. “Berkat semangat kemitraan kita bisa menyelesaikan seluruh proses tahapan sesuai waktu yang ditentukan,” kata bupati. Menurutnya, penandatanganan nota kesepakatan bersama merupakan wujud pelaksanaan kewajiban konstitusional kepala daerah dan DPRD. “Perubahan kebijakan umum APBD dan perubahan PPAS menjadi dasar menentukan arah kebijakan penyusunan APBD-P tahun 2020. semangat ini menentukan sejauh mana kita melangkah maju di akhir tahun ini,” katanya lagi. Dikatakannya, beberapa perubahan dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah menjawab persoalan tahun anggaran berjalan. Di antaranya perkembangan yang tidak sesuai asumsi yaitu anggaran pendapatan dan belanja yang tidak sesuai dengan keadaan dan upaya Pemda mengakomodir instruksi pemerintah pusat. “Pemerintah daerah harus melakukan relokasi dan refocussing anggaran untuk penanganan pasca pandemi COVID-19. Semuanya kita upayakan dilakukan secara cermat dan terukur,” ujarnya. Sekadar diketahui, paripurna dihadiri para anggota DPRD Bolsel, Sekda Arvan Ohy, para asisten, pimpinan OPD, para camat dan ASN jajaran Pemkab Bolsel. (lel)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional